Sosial Media
Opsi Update
powered by Surfing Waves
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus SPBU Spesial

    Dua Petugas SPBU di Bali Dipecat Pertamina, Pemotor Beli Pertamax Rp 50 Ribu Cuma Diisi Segini Grid

    2 min read

     

    Jumat, 18 September 2026 | 21:05 WIB

    GridOto.com - Dua operator SPBU 54.801.42 di Jalan Tukad Yeh Aya, Kota Denpasar, Bali dipecat PT Pertamina Patra Niaga.

    Selain itu, SPBU tersebut juga dijatuhi sanksi usai terbukti memberikan pelayanan yang tidak sesuai ketentuan, termasuk dugaan menutupi display dispenser dan tidak memberikan volume BBM sesuai nominal pembelian konsumen.

    Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan Pertamina sudah menindaklanjuti informasi mengenai dugaan pelayanan pengisian BBM yang tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP).

    "Terhadap operator yang terbukti melakukan pelanggaran, telah diberikan sanksi berupa pemberhentian," kata Ahad dalam keterangan tertulis, Jumat (18/9/2026).

    Menurut dia, hasil penanganan Pertamina menemukan dua operator melakukan pelayanan yang tidak sesuai ketentuan.

    Selain memberhentikan kedua operator, Pertamina juga memberikan sanksi pembinaan kepada pengelola SPBU.

    Baca Juga: Antre BBM Malah Tergoda Duniawi, Warga Wonosobo Disikat Polisi Urusan Uang Rp 14,5 juta Milik SPBU di Magelang

    Pembinaan juga diberikan kepada manajer dan pengawas SPBU untuk memperbaiki pengawasan serta memastikan pelayanan kepada konsumen sesuai SOP.

    "Kami juga memberikan pembinaan kepada pengelola SPBU agar memastikan seluruh petugas menjalankan SOP secara konsisten, transparan, dan mengutamakan kepuasan serta keselamatan konsumen," ujar Ahad menukil Kompas.com.

    Sebelumnya, dugaan kecurangan pengisian BBM di SPBU tersebut viral di media sosial.

    Kejadian bermula ketika seorang konsumen membeli Pertamax senilai Rp 50.000, tetapi indikator bensin motornya hanya bertambah sedikit.

    Konsumen kemudian dua kali mengonfirmasi hal tersebut kepada petugas.

    Namun, petugas tetap mengeklaim pengisian BBM sudah sesuai nominal. Kecurangan baru terungkap saat konsumen hendak melaporkan kejadian itu ke manajemen SPBU.

    Petugas kemudian mengaku BBM yang diisikan hanya senilai Rp30.000 dan mengembalikan sisa uang Rp20.000.

    Komentar
    Additional JS