Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gus Kautsar Prabowo Subianto Spesial TGB

    Istri Gus Kautsar Bantah Suaminya Penulis Buku "Islam Ala Prabowo", TGB Pun Akui Namanya Dipakai - RakyatPos Network

    2 min read


    RakyatPos.id – Polemik seputar buku Islam: Cara Mengamalkan Ajaran Islam karya Ala Prabowo kembali meramaikan media sosial. Istri pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar), Ning Jazilah Annahdliyah atau yang akrab disapa Ning Jazil, membantah suaminya merupakan salah satu penulis buku tersebut. Ia menyatakan nama Gus Kautsar digunakan tanpa izin.

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    Klarifikasi serupa datang dari Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi. Ulama sekaligus mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu pun mengaku namanya disebutkan dalam buku tersebut tanpa ia mengirimkan teks apa pun.

    Pernyataan keduanya beredar luas di media sosial pada Minggu (6/9/2026), menyusul viralnya kembali judul buku tersebut yang sempat memicu perdebatan beberapa hari sebelumnya.

    Klarifikasi dari Ning Jazil dan TGB

    Ning Jazil menegaskan, suaminya tidak pernah menulis buku tersebut dan tidak memberikan izin penggunaan namanya. Informasi tersebut tersebar melalui unggahan yang dikutip banyak akun.

    Klarifikasi serupa disampaikan TGB Zainul Majdi di akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan belum pernah mengirimkan apapun yang berhubungan dengan buku tersebut. Banyak netizen yang kemudian mempertanyakan bagaimana nama kedua ulama tersebut bisa dicantumkan sebagai kontributor atau penulis.

    Buku setebal sekitar 346 halaman ini diluncurkan pada 26 Agustus 2025 dalam rangkaian Rakornas Baznas di Jakarta. Peluncuran dilakukan oleh Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar bersama Ketua Baznas Prof Dr KH Noor Achmad. Penulisan ini diprakarsai oleh Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua MUI. Penerbitnya adalah Rumah Penerbitan Suasana. Penulis utama yang terdaftar adalah Abdur Rahim Hasan, Rikal Dikri, dan Mush'ab Muqoddas.

    Isi buku tersebut merupakan kumpulan pandangan dan tulisan sejumlah tokoh agama, akademisi, politisi, dan tokoh nasional yang memaknai sisi keislaman Presiden Prabowo Subianto. Beberapa nama yang disebutkan dalam ulasan tersebut antara lain Ahmad Muzani, KH Asep Saifuddin Chalim, Prof Yusril Ihza Mahendra, KH Said Aqil Siradj, TGB Muhammad Zainul Majdi, dan lain-lain.

    Latar Belakang Polemik

    Judul buku tersebut memicu perbincangan di media sosial pada awal September 2026 setelah postingannya viral. Banyak warganet yang mempertanyakan penggunaan ungkapan “Islam ala Prabowo” yang dikhawatirkan akan menimbulkan tafsir seolah-olah ada aliran atau mazhab baru. Beberapa pengamat menilai isi buku tersebut lebih berupa kesaksian dan tafsir pihak lain, dibandingkan catatan langsung dari Prabowo sendiri.

    Sejumlah tokoh kemudian merespons. Gus Maftuh, Ketua Umum Forum Komunikasi Kyai Kampung Indonesia, meminta masyarakat membaca buku tersebut secara keseluruhan dan tidak hanya melihat judulnya saja. Menurutnya, buku tersebut tidak bermaksud untuk menciptakan Islam baru, melainkan menjelaskan bagaimana nilai-nilai Islam tercermin dalam kepemimpinan.

    Hingga Minggu malam, penerbit atau pemrakarsa buku belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim pencatutan nama tersebut. Kejadian ini menambah sederet kontroversi seputar karya yang diterbitkan lebih dari setahun lalu.

    Klarifikasi keluarga Gus Kautsar dan TGB Zainul Majdi menunjukkan pentingnya izin dan verifikasi dalam penggunaan nama tokoh masyarakat, khususnya ulama, dalam publikasi. Masyarakat menunggu penjelasan lebih lanjut dari pihak terkait agar polemik ini tidak berlarut-larut.

    Komentar
    Additional JS