Kata Basarnas soal Penyebab Kapal Virgo Transport 8 Miring lalu Terbalik - Kompas
KOMPAS.com - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap salah satu penyebab Kapal Virgo Transport 8 miring sebelum akhirnya terbalik di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Kapal yang sedang dalam perjalanan dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu dilaporkan mengalami kemiringan setelah dihantam ombak dari sisi lambung kanan.
Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas Edy Prakoso mengatakan, informasi tersebut diperoleh langsung dari nakhoda Kapal Virgo Transport 8 saat proses operasi pencarian dan pertolongan berlangsung.
Baca juga: Polri Berangkatkan 3 Kapal untuk Evakuasi dan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
"Disampaikan oleh nakhoda Kapal Virgo tersebut terkait kejadian kemiringan kapal, ini juga akibat dari hantaman ombak dari lambung kanan. Ini info yang kami dapatkan langsung dari kapten Kapal Virgo tersebut dalam operasi pencarian, khususnya yang kapal hilang kontak maupun kapal tenggelam," kata Edy di Jakarta, dikutip dari Antara.
Viral Penumpang Tuding Sopir TJ Ugal-ugalan, CCTV Ungkap Ada Motor Potong Jalur
Berdasarkan data manifes kapal, terdapat 243 orang di dalam Kapal Virgo Transport 8. Jumlah tersebut terdiri dari 213 penumpang dan 30 kru kapal.
Data itu menjadi salah satu dasar Basarnas dalam menentukan fokus dan cakupan operasi pencarian serta pertolongan terhadap korban.
Hingga Minggu pukul 15.30 WIB, Basarnas mencatat 114 orang telah berhasil dievakuasi dari sejumlah kapal yang terlibat dalam proses penyelamatan. Sebanyak 98 orang dinyatakan selamat, sedangkan enam orang meninggal dunia.
Edy merinci, dari kapal tunda (TB) Mauhaw terdapat 16 orang yang dievakuasi. Sebanyak 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia.
Sementara itu, dari TB TCP terdapat enam orang. Dari jumlah tersebut, satu orang selamat dan lima orang meninggal dunia.
Adapun dari KM Haida, sebanyak 69 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Kemudian, dari Kapal Nelayan Cahaya Bahari yang dipindahkan ke Kapal Intandaya, ada 22 orang yang berhasil diselamatkan. Sementara itu, satu orang lainnya ditemukan selamat dari Kapal Nelayan Sri Asih.
Dengan begitu, Basarnas mencatat 98 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, sebanyak 129 orang lainnya masih dalam pencarian.
Basarnas memastikan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban Kapal Virgo Transport 8 terus dimaksimalkan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengerahkan seluruh unsur yang berada di lapangan, baik unsur laut maupun udara.
Pencarian difokuskan untuk menemukan 129 orang yang hingga kini masih dinyatakan belum ditemukan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Update Kapal Virgo Transport 8 Hilang: 103 Penumpang Dievakuasi, Seorang Meninggal