Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Gambir Kebakaran Lintas Peristiwa Spesial

    Kebakaran Hebat Lahap 114 Rumah di Gambir, 880 Warga Terdampak tapi Tidak Ada Korban Jiwa - Vib6

    4 min read

     

    Ilustrasi Kebakaran hebat melanda 13 petak rumah kontrak di Jalan I Gusti Ngurah Rai, RT 001/RW 16, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur

    Jakarta, VIVAKebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Batu Ceper, Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin, 31 Agustus 2026.

    Baca Juga

    Dampak kebakaran cukup besar. Berdasarkan pendataan sementara, sebanyak 114 rumah terdampak. Kebakaran juga membuat 310 kepala keluarga (KK) atau sekitar 880 jiwa ikut terdampak.

    Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakpus, Syarifudin mengatakan kondisi permukiman yang padat membuat kobaran api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.

    Baca Juga

    “Total 114 rumah terdampak, ada 310 KK (Kartu Keluarga), dan 880 jiwa ya yang terdampak,” kata Syarifudin, Senin, 31 Agustus 2026.

    Menurut Syarifudin, petugas juga menghadapi kendala sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat petugas harus menggelar selang dalam jarak yang panjang.

    Baca Juga

    “Kendalanya rumah padat hunian, cepat sekali perambatan. Kedua, sumber airnya jauh, jadi kita harus gelar selang cukup jauh juga,” ujarnya.

    Sementara itu, kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Wakapolres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Mirzal Maulana mengatakan pendataan terhadap dampak kebakaran masih dilakukan.

    “Alhamdulillah untuk korban jiwa dari masyarakat sampai hari ini belum ada korban dan kita masih terus melakukan pendataan terkait jumlah rumah yang terbakar di dua RT, RT 04 dan RT 05 Batuceper, Jakarta Pusat,” kata Mirzal.

    Meski api telah berhasil dikendalikan, penyebab kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menyiapkan tim identifikasi forensik untuk menyisir lokasi setelah proses pendinginan selesai.

    “Masih didalami ya penyebab kebakaran, karena api itu sangat cepat dan angin juga kencang sekali dan saat ini tim identifikasi forensik untuk standby untuk melakukan penyisiran apabila nanti pendinginan sudah dilakukan,” ujar dia.

    Berdasarkan laporan Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta, kebakaran mulai dilaporkan sekitar pukul 13.40 WIB.

    Petugas kemudian bergerak dan memulai operasi pemadaman pada pukul 13.46 WIB. Kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir sekitar pukul 16.17 WIB.

    Sebanyak 27 unit armada pemadam kebakaran dengan kekuatan 135 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut.

    Kebakaran yang terjadi di dua RT, yakni RT 04 dan RT 05 Batuceper, ini membuat ratusan warga terdampak. Pemerintah daerah dan petugas terkait masih melakukan pendataan untuk memastikan dampak keseluruhan dari kejadian tersebut.

    Sementara itu, tim forensik kepolisian akan melakukan pemeriksaan di lokasi guna mengungkap sumber awal api setelah seluruh proses pendinginan dinyatakan selesai.

    Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin (tengah) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat

    Menhan Sjafrie soal Target Penanganan Karhutla: Tergantung Rakyat Indonesia

    Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membutuhkan gotong-royong semua pihak.

    img_title

    VIVA.co.id

    31 Agustus 2026

    Komentar
    Additional JS