Sosial Media
Opsi Update
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Basarnas Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Polisi-Basarnas Cari Jurnalis Hilang Kontak, Fokus 3 Perairan - Merdeka

    3 min read

     

    Polisi perkuat pencarian rombongan jurnalis hilang kontak. (istimewa)

    Operasi hari kedua pencarian jurnalis hilang kontak di Selat Sunda diperluas ke tiga perairan. Polisi dan Basarnas mengerahkan kapal patroli dan personel.

    Operasi pencarian rombongan jurnalis hilang kontak di Selat Sunda diperkuat pada Rabu (9/9/2026). Kepolisian bersama Basarnas dan unsur SAR gabungan memperluas penyisiran ke tiga wilayah perairan yang diduga terkait dengan pergerakan speedboat yang membawa rombongan.

    Personel kepolisian dari KP.XXV-1001 dan KP.XXV-2009 Pelabuhan Panjang diterjunkan, bersama dua personel KP HAYABUSA 3008 Ditpolairud Baharkam Polri serta Basarnas Lampung. Basarnas Lampung juga menurunkan empat personel untuk mendukung operasi SAR gabungan ini.

    “Polri bersama Basarnas dan unsur terkait terus melakukan upaya pencarian. Personel dan sarana yang ada kami siagakan untuk mendukung operasi SAR ini,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Isawandari Yuyun dalam keterangannya.

    “Koordinasi dan sinergi terus dilakukan. Fokus kami saat ini adalah menemukan dan memberikan pertolongan kepada seluruh korban yang masih dalam pencarian,” sambungnya.

    Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Erick Sartani Marbun menyebut aparat mengerahkan personel dan kapal patroli untuk memperluas penyisiran pada sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur pelayaran speedboat tersebut.

    “Kami terus memperluas area pencarian dengan memperhatikan kondisi cuaca, arus, serta titik terakhir komunikasi,” kata Dirpolairud Polda Lampung Kombes Pol Erick Sartani Marbun.

    “Seluruh personel di lapangan kami minta tetap mengutamakan keselamatan dan melaporkan setiap perkembangan secara berkala,” sambungnya.

    Rombongan tersebut terdiri dari lima wartawan dan tiga kru kapal yang menggunakan speedboat untuk mengambil dokumentasi aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Mereka bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Pandeglang, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

    Salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Namun, komunikasi dengan rombongan kemudian terputus sekitar pukul 15.04 WIB. Sejak saat itu, keberadaan mereka belum diketahui dan pencarian dilakukan berdasarkan titik komunikasi dan lokasi terakhir yang diketahui.

    Lima wartawan yang telah teridentifikasi yakni M. Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), serta Donal yang merupakan jurnalis freelance. Tiga orang lainnya adalah kru kapal.

    Penyisiran 3 Perairan untuk Jurnalis Hilang Kontak

    Operasi SAR pada hari kedua dimulai dengan apel kesiapan penebalan operasi yang dipimpin Kasi Operasi Basarnas Lampung Agus Mujiono pada Rabu pagi.

    Tim disiapkan menyisir perairan Pulau Legundi, perairan Pulau Sebesi, hingga kawasan perairan Gunung Anak Krakatau. Tiga area itu dinilai terkait dengan jalur atau lokasi yang berkaitan dengan keberadaan rombongan.

    “Kami berharap seluruh proses pencarian berjalan lancar dan rombongan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. Seluruh unsur di lapangan akan terus bekerja sesuai tugas dan kewenangannya,” ucap Yuni.

    Yuni juga mengimbau masyarakat maupun pihak yang memiliki informasi mengenai keberadaan rombongan untuk segera menyampaikannya kepada petugas di lapangan atau ke kanal resmi yang tersedia.

    “Kami mengajak semua pihak untuk membantu memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat mendukung proses pencarian,” ujarnya.

    Komentar
    Additional JS