Tukang Mi Ayam Cium Bau Menyengat Sebelum Mayat Ditemukan di Gardu LRT Pancoran - deitk
Penemuan mayat pria tanpa identitas di gardu listrik stasiun LRT Pancoran bikin geger kemarin malam. Pedagang di sekitar lokasi sempat menduga bau menyengat berasal dari bangkai hewan.
Pantauan detikcom, Rabu (2/9/2026), pukul 09.20 WIB, tampak garis polisi masih terpasang di gardu listrik Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan. Area sekitar stasiun LRT tetap ramai dengan warga yang hendak naik dan turun stasiun.
Salah seorang pedagang mi ayam di sekitar lokasi, Wito (34), mengatakan sempat mencium bau menyengat sebelum mayat ditemukan kemarin malam. Dia mengaku awalnya mengira bau itu berasal dari bangkai hewan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita pikirnya ya positif, mungkin bangkai hewan," kata Wito.
Wito mengaku sempat mencari lokasi bangkai hewan yang diduga jadi sumber bau itu. Dia mengaku tak enak dengan para pembeli karena ada bau tersebut.
"Ya sambil nyari-nyari bangkai hewan apa, kan kurang enak kalau makan," ujarnya.
Wito mengatakan bau tersebut seperti bau gosong dan bau amis. Dia mengatakan bau akan makin menyengat saat terbawa angin.
"Ya pas lagi makannya mah pada diam, nggak ngomong. Nah, pas sudah tutup ada pembeli ngomong "Iya, Bang, tadi pas saya makan kayak nyium-nyium bau gitu," katanya.
Pedagang di dekat lokasi penemuan mayat di gardu listrik LRT Pancoran, Wito. (Syahid/detikcom)
Penemuan Mayat
Berdasarkan catatan detikcom, Rabu (2/9/2026), temuan mayat itu berawal dari adanya bau busuk menyengat yang tercium dari sekitar Stasiun LRT Pancoran pada Selasa (1/9) sore menjelang malam. Warga sempat memadati area bawah Stasiun LRT Pancoran hingga jembatan penyeberangan orang (JPO).
Pada pukul 19.20 WIB, garis polisi sudah dipasang di dekat gardu listrik yang berada di bawah Stasiun LRT Pancoran. Saat itu, anggota kepolisian hingga TNI juga sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak LRT Jabodetabek buka suara mengenai temuan mayat tersebut. LRT memastikan mayat itu bukan pegawai LRT.
"Itu yang terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT," kata Manager of Public Relations LRT Jabodetabek Radhitya Mardika saat dihubungi, Selasa (1/9).
Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menduga penyebab kematian pria tersebut di gardu listrik. Dia mengatakan pria tersebut diduga tersengat listrik tegangan tinggi hingga tewas.
"Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Kompol Suminto di lokasi.
Lihat Video 'Ada Mayat dalam Gardu Listrik di LRT Pancoran, Kondisi Luka Bakar':
Halaman 2 dari 2
(haf/haf)