Viral Video Puluhan Gajah Turun ke Sungai di Tengah Karhutla, Ini Penjelasan BKSDA Sumsel - Tribunnews
Berita Palembang
Daniwari juga meluruskan kekhawatiran masyarakat terkait gajah yang terlihat turun ke sungai dalam video viral tersebut.
Tayang:
Tangkapan layar Instagram
GAJAH VIRAL : Tangkapan layar beberapa satwa gajah berenang menjauh dari lokasi Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21 Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Akibat kebakaran hutan dan lahan yang mendekati kawasan tersebut.
Ringkasan Berita:
- Video puluhan gajah turun ke sungai di tengah kepungan Karhutla viral di media sosial.
- BKSDA Sumsel memastikan terdapat 29 gajah binaan di PKG Jalur 21 dan kondisinya saat ini dilaporkan sehat.
- Sebanyak 25 mahout dan dokter hewan dikerahkan untuk memantau kesehatan gajah, sementara tim gabungan berupaya mencegah api mendekati habitatnya.
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kepungan asap pekat dan kobaran api akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Sumatera Selatan tidak hanya mengancam manusia, tetapi juga satwa liar.
Pemandangan yang memancing empati terekam dalam sebuah video viral.
Puluhan gajah terlihat bergerak menjauhi kawasan yang diduga terdampak kebakaran dan turun ke aliran sungai.
Video tersebut disebut direkam di sekitar Pusat Konservasi Gajah (PKG) Jalur 21, Suaka Margasatwa (SM) Padang Sugihan, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Dalam video yang beredar di media sosial, sejumlah gajah tampak berada di kawasan perairan di tengah kondisi cuaca yang panas dan kepungan asap.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Daniwari Widiyanto, membenarkan lokasi yang terekam dalam video tersebut berada di areal PKG Jalur 21 SM Padang Sugihan.
Ia mengatakan, ancaman Karhutla di sekitar kawasan konservasi saat ini menjadi perhatian petugas.
"Memang saat ini tim gabungan masih berupaya memadamkan api yang menyala di SM Padang Sugihan, baik melalui jalur darat maupun waterbombing (pemadaman dari udara)," kata Daniwari saat dikonfirmasi Sripoku.com, Jumat (11/9/2026) sore.
Terkait kondisi satwa dilindungi tersebut, Daniwari memastikan BKSDA Sumsel terus memantau keselamatan dan kesehatan gajah binaan di PKG.
"Terdapat 29 ekor gajah binaan di PKG. Pada masa kemarau dan adanya kejadian karhutla ini, BKSDA Sumsel berupaya keras memperhatikan keselamatan dan kesehatan satwa," jelasnya.
Untuk memastikan kondisi puluhan gajah tetap sehat di tengah cuaca panas dan kepungan asap, BKSDA menyiagakan 25 mahout atau pawang gajah serta dokter hewan yang melakukan pemantauan setiap hari.
Selain mengandalkan pakan alami, kebutuhan nutrisi gajah juga ditingkatkan selama musim kemarau.
"Di musim kemarau ini, selain pakan alaminya, juga kami tingkatkan pemenuhan tambahan nutrisi, suplemen dan obat-obatan," ujarnya.
Daniwari juga meluruskan kekhawatiran masyarakat terkait gajah yang terlihat turun ke sungai dalam video viral tersebut.
Menurutnya, aktivitas gajah berada di air merupakan perilaku yang lazim dilakukan, terutama ketika cuaca sedang panas.
"Alhamdulillah laporan tim kemarin gajah-gajah dalam kondisi sehat. Aktivitas di air sungai seperti yang terlihat dalam video memang lazim dilakukan, terutama pada saat cuaca panas musim kemarau," ungkapnya.
Sementara itu, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan penyekatan untuk mencegah api meluas hingga mendekati kawasan PKG.
"Untuk pengamanan habitat, tim gabungan terus berupaya agar api dapat dicegah mendekati area PKG dan dapat segera dipadamkan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/gajah-berenang-1111.jpg)