BREAKING NEWS: Macan Diduga Turun dari Gunung Lawu, Kambing Warga Tengklik Mati dan Hilang - Viva

KARANGANYAR, VIVA Jogja - Lima ekor kambing milik dua peternak di Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, dilaporkan mati dan hilang dalam kejadian yang berlangsung sejak Rabu (21/10/2026) dini hari hingga pagi.
Baca Juga
Peristiwa ini memunculkan dugaan serangan satwa liar yang diduga turun dari kawasan Gunung Lawu, meski jenis hewan yang terlibat belum dipastikan.
Kepala Desa Tengklik, Tawangmangu, Karanganyar, Paidin, mengatakan kejadian tersebut diketahui dalam dua waktu berbeda.
Baca Juga
Satu ekor kambing ditemukan mati sekitar pukul 01.00 WIB, sedangkan kejadian lainnya baru diketahui pada pagi hari ketika pemilik hendak memberi makan ternaknya.
“Sing siji sekitar jam siji,” kata Paidin, menjelaskan waktu ditemukannya kambing yang mati pada malam hari, Rabu (21/10/2026).
Baca Juga
Menurut Paidin, pada pagi hari tiga ekor kambing ditemukan mati di lokasi kandang, sedangkan satu ekor lainnya tidak ditemukan. Kambing yang mati juga disebut mengalami luka di bagian leher.
“Ada yang luka di leher,” ujar Paidin saat menjelaskan kondisi ternak yang ditemukan mati.
Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya serangan satwa pemangsa. Warga menduga hewan yang menyerang ternak itu merupakan macan yang turun dari kawasan Gunung Lawu. Namun, identitas satwa tersebut belum dapat dipastikan.
Paidin mengatakan kemungkinan satwa itu berasal dari kawasan Gunung Lawu. Meski demikian, ia belum mengetahui secara pasti asal-usul maupun jenis hewan yang diduga masuk ke sekitar permukiman.
“Ya kemungkinan dari sana, tapi persisnya tidak tahu,” kata Paidin.
Dua peternak yang mengalami kejadian tersebut diketahui tinggal di lokasi yang berdekatan. Salah satu rumah berada di bagian lebih atas, sedangkan kandang peternak lainnya terletak di area yang lebih rendah.
Pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian sektor setempat. Pemeriksaan lokasi juga direncanakan melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk menelusuri penyebab kematian dan hilangnya ternak.
“Sudah dilaporkan ke polsek. Nanti dari BKSDA dan polsek mengecek lokasi,” ujar Paidin.
Menurut dia, pemeriksaan lokasi dijadwalkan sekitar pukul 10.00 WIB. Pengecekan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan penyebab kematian kambing sekaligus mengidentifikasi satwa yang diduga menyerang ternak warga.
Hingga pemeriksaan dilakukan, dugaan macan turun dari Gunung Lawu belum terkonfirmasi. Hasil pengecekan petugas diperlukan untuk memastikan jenis satwa yang terlibat dan menentukan langkah antisipasi bagi warga di sekitar lokasi.
Warga diimbau tetap waspada dan menunggu hasil pemeriksaan petugas sebelum menyimpulkan bahwa macan menjadi penyebab kejadian tersebut.