Dishub Jatim Kaji Perluasan Rute Bus Trans Jatim ke Pasuruan dan Jombang pada 2027 - Times Indonesia

SURABAYA – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim) terus berkomitmen meningkatkan konektivitas dan kemudahan mobilitas masyarakat, khususnya para pekerja. Terbaru, layanan Bus Trans Jatim berpotensi memperluas jangkauannya hingga wilayah Pasuruan dan Jombang pada 2027 mendatang.
Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengungkapkan bahwa rencana ekspansi tersebut saat ini sedang dalam tahap pengkajian. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi para pekerja atau buruh yang disampaikan pada peringatan Hari Buruh (May Day) lalu, yang meminta penyediaan akses transportasi publik memadai menuju kawasan-kawasan industri.
"Kemungkinan Pasuruan. Ibu (Gubernur) sudah memerintahkan kita bergerak ke Pasuruan sesuai aspirasi teman-teman buruh pada 1 Mei kemarin, yang meminta difasilitasi ke arah kawasan-kawasan industri," ujar Nyono, Kamis (22/10/2026).
Selain Pasuruan yang menjadi salah satu prioritas pengembangan setelah Koridor II Malang Raya, rute Jombang–Mojokerto juga masuk dalam daftar kawasan yang sedang dikaji untuk dilayani koridor Trans Jatim.
"Jombang dalam kajian, Mojokerto dalam kajian," imbuhnya.
Meski target pengoperasian dicanangkan pada 2027, Dishub Jatim memastikan akan mematangkan seluruh aspek kajian terlebih dahulu guna menjamin efektivitas, keselamatan, serta kenyamanan layanan bagi masyarakat.
Jaringan Transportasi Massal Terkoneksi
Hingga saat ini, Bus Trans Jatim telah mengoperasikan tujuh koridor yang menghubungkan berbagai daerah strategis di Jawa Timur, mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Bangkalan, Mojokerto, hingga Pasuruan.
Adapun jaringan koridor yang telah beroperasi meliputi:
- Koridor I: Terminal Porong (Sidoarjo) – Terminal Purabaya (Surabaya) – Terminal Bunder (Gresik)
- Koridor II: Terminal Purabaya – Terminal Kertajaya (Mojokerto)
- Koridor III: Mojokerto – Gresik
- Koridor IV: Gresik – Paciran (Lamongan)
- Koridor V: Surabaya – Bangkalan (via Jembatan Suramadu)
- Koridor VI: Mojokerto – Mojosari – Porong – Japanan (Pasuruan)
- Koridor VII: Paciran (Lamongan) – Dukun (Gresik)
Sementara itu, pengembangan di wilayah Malang Raya juga terus menunjukkan progres positif. Koridor I Malang Raya yang menghubungkan sejumlah terminal di Kota Malang hingga Kota Batu telah beroperasi. Pengembangan berlanjut ke Koridor II Malang Raya dengan rute menuju Gondanglegi dan Terminal Talangagung, Kepanjen, yang dijadwalkan mulai beroperasi pada 30 Oktober 2026.
"Melalui kehadiran Bus Trans Jatim yang semakin luas ini, kami berharap dapat terus menghadirkan solusi transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan," pungkas Nyono. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.