Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Kabut Asap Lintas Peristiwa Malaysia Spesial

    Kabut Asap Belum Mereda, Sekolah di Perak Malaysia Berpotensi Kembali Ditutup - Kompas TV

    4 min read


    Kompas.tv - 10 Oktober 2026, 11:32 WIB

    kabut-asap-belum-mereda-sekolah-di-perak-malaysia-berpotensi-kembali-ditutup

    Pesawat Malaysia Airlines terparkir di apron ketika kabut asap menyelimuti Bandara Internasional Kuala Lumpur di Sepang, Malaysia, Kamis (8/10/2026). (Sumber: AP Photo/Vincent Thian)

    IPOH, KOMPAS.TV – Pemerintah Negara Bagian Perak, Malaysia, akan mengumumkan pada Minggu (11/10/2026) apakah sekolah-sekolah di wilayah tersebut akan kembali ditutup pada Senin (12/10) pekan depan akibat kabut asap.

    Ketua Komite Pendidikan Perak, Datuk Khairudin Abu Hanipah, mengatakan keputusan akan ditentukan berdasarkan pembacaan Indeks Pencemaran Udara (API) dan diumumkan mulai pukul 14.00 hingga 15.00 waktu setempat.

    “Jika masih ada distrik yang mencatat API dalam kategori tidak sehat, sekolah-sekolah di wilayah tersebut akan tetap ditutup. Keselamatan dan kesehatan siswa menjadi prioritas kami,” kata Khairudin seperti dikutip dari The Star Malaysia, di Perak, Sabtu (10/10).

    Jika penutupan sekolah berlanjut, kegiatan belajar mengajar akan dilakukan melalui pembelajaran dari rumah atau Pengajaran dan Pembelajaran dari Rumah. 

    Khairudin mengatakan Departemen Pendidikan setempat telah menyiapkan langkah-langkah untuk mendukung pelaksanaannya.

    Baca Juga: Kabut Asap Selimuti Singapura, Kualitas Udara Masih Tidak Sehat pada Sabtu Pagi

    Sebelumnya, sekolah dan lembaga pendidikan di wilayah Kinta Utara, Kinta Selatan, dan Kuala Kangsar ditutup pada Jumat (9/10) setelah kualitas udara memburuk akibat kabut asap.

    Kabut asap juga berdampak pada sejumlah wilayah lain di Malaysia. Pada Agustus 2026, sejumlah daerah di Sarawak meliburkan siswa selama dua hari karena kualitas udara masuk kategori tidak sehat.

    Kemudian pada Oktober, penutupan sekolah kembali diberlakukan di sejumlah wilayah seiring memburuknya kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

    Baca Juga: Singapura Nyatakan Siap Bantu Indonesia Atasi Karhutla

    Dampak Kabut Asap

    Pemerintah Malaysia meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan warga yang rentan terhadap gangguan pernapasan. 

    Otoritas pendidikan juga meminta orang tua mengikuti pengumuman resmi terkait penutupan dan pembukaan kembali sekolah.

    Di tengah kondisi udara berkabut, perayaan Hari Olahraga Nasional 2026 tingkat Perak tetap dihadiri sekitar 3.000 hingga 5.000 orang. Khairudin mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap mengikuti kegiatan tersebut meski kondisi cuaca kurang mendukung.

    Menurut dia, olahraga dan rekreasi penting untuk menjaga kebugaran serta kesehatan masyarakat.

    “Meski kondisi cuaca kurang mendukung, respons masyarakat Perak tetap baik. Perayaan pagi ini berlangsung lancar dan meriah,” ujarnya.

    Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.

    Sumber : The Star Malaysia

    Komentar
    Additional JS