Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kabut Asap Karhutla Kebakaran Hutan Lintas Peristiwa Spesial

    Kabut Asap Karhutla RI Kepung Singapura, Warga Sulap Mal Jadi Lintasan Lari - Viva

    5 min read

     


    Kabut Asap Karhutla Kepung Singapura, Warga Sulap Mal Jadi Lintasan Laris

    Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:24 WIB

    VIVA – Parahnya kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang mengepung Singapura tidak menghentikan rutinitas berolahraga warga setempat.

    Baca Juga

    Komunitas lari setempat memilih memindahkan lokasi latihan jarak jauh mereka ke dalam pusat perbelanjaan Marina Square pada Sabtu (17/10/2026) demi menghindari paparan udara tak sehat di luar ruangan.

    Langkah kreatif ini diambil menyusul krisis polusi udara yang kian memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data dari Badan Lingkungan Nasional Singapura (NEA), Singapura tengah mengalami periode kualitas udara tidak sehat terpanjang sejak krisis kabut asap besar pada 2015.

    Baca Juga

    Wakil Direktur NEA, Jason Evans Tan, mengonfirmasi bahwa periode kualitas udara tidak sehat ini sudah berlangsung sejak (5/10).

    Kondisi tersebut dipicu oleh karhutla di Sumatra dan Kalimantan yang terpapar fenomena Super El Nino, di mana asap pekat terbawa angin tenggara melintasi perbatasan hingga menyelimuti Singapura dan kawasan Asia Tenggara. 

    Baca Juga

    Bahkan, lembaga pemantau kualitas udara IQAir menempatkan Singapura dan Kuala Lumpur di antara lima kota besar dengan polusi udara terburuk di dunia pada Minggu (18/10/2026) sore, seiring melonjaknya konsentrasi partikel halus PM2.5 dan Indeks Standar Polutan (PSI) 24 jam yang menembus kategori sangat tidak sehat.

    Akibat buruknya kualitas udara, berbagai fasilitas olahraga luar ruangan (outdoor) dan tanpa pendingin udara resmi ditutup sementara oleh ActiveSG sejak Kamis (15/10/2026). 

    Sejumlah ajang lari besar seperti Singapore Runners Club, Chill Movement, hingga Great Eastern Women's Run yang dijadwalkan pada 17 November pun terpaksa dibatalkan.

    Guna menyiasati penutupan fasilitas publik tersebut, setidaknya 12 pelari dari komunitas X-Run menggelar sesi lari di dalam mal Marina Square sebelum jam operasional toko dimulai setelah mengantongi izin resmi pengelola.

    Mengandalkan pendingin udara dan lorong mal sepanjang 1,2 kilometer di lantai satu-dua serta 800 meter di lantai tiga, peserta berhasil mengumpulkan jarak lari hingga belasan kilometer.

    Pemilik akun Instagram @elmerlss bahkan sukses mencatatkan jarak 19 kilometer. Ia turut membagikan video saat para pelari menyusuri lorong mal.

    “Menemukan alternatif yang bagus untuk melakukan lari jarak jauh saya selama periode kabut ini. Berlari di mall pagi hari dengan persetujuan dari manajemen mall,” demikian narasi unggahan, dikutip VIVA.co.id Jumat (23/10).

    Menanggapi krisis lingkungan ini, Pemerintah Singapura mulai mengambil langkah tegas. Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Singapura, Grace Fu, mengumumkan bahwa pihak otoritas telah mengidentifikasi tujuh perusahaan di Indonesia yang lahannya diduga menjadi sumber utama kabut asap. 

    Pemerintah Singapura berencana mengirimkan surat pemberitahuan resmi agar perusahaan-perusahaan tersebut segera memadamkan api dan menyerahkan rencana pencegahan.

    Sebagai langkah antisipasi berlanjutnya paparan polusi, komunitas X-Run berencana menjadikan area dalam mal Marina Square sebagai lokasi rutin latihan mingguan setiap hari Sabtu pukul 07.00 pagi selama kabut asap karhutla masih mengepung Singapura.

    Tampak pengendara melintasi Jalan RTA Milono saat asap pekat akibat karhutla menyelimuti Kota Palangka Raya

    Asap Pekat Akibat Karhutla Masih Selimuti Palangka Raya, Begini Kondisi Terbarunya

    Asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menyelimuti Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Sabtu (24/10/2026). Jarang pandang terbatas

    img_title

    VIVA.co.id

    24 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS