Langit Kota Makassar Gelap, BMKG: Udara Panas Sampai 36 Derajat Celsius - Tribunnews
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20261021_LANGIT-HITAM-MAKASSAR_LANGIT-makassar-mulai-hitam-2026.jpg)
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR– Langit Kota Makassar gelap.
Awan hitam sudah menyelimuti langit Makassar sejak siang sehabis salat duhur.
Beberapa warga pun mulai keluar.
“Apakah ini pertanda hujan?” tanya H Usman, pelanggan warung kopi 21, kawasan perkantoran Tribun Timur, Jl Cendrawasih No 430, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (21/10/2026).
Namun hingga berita ini diturunkan belum ada hujan turun.
Hujan terakhir turun di Kota Daeng, sebutan Kota Makassar, 26 Maret 2026 lalu.
Baca juga: Kualitas Udara Maros Tak Kunjung Membaik, BMKG Ungkap Asap Kebakaran Papua Selatan Jadi Pemicu
Suhu Capai 38 Derajat
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan suhu udara di Sulawesi Selatan (Sulsel) mencapai 38 derajat Celsius, Rabu (21/10/2026).
Rekomendasi Untuk Anda
Berdasarkan prakiraan cuaca Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah IV, suhu tertinggi berpotensi terjadi di Kabupaten Pinrang, dengan kisaran suhu 27–38 derajat Celsius.
Selain suhu panas, masyarakat di sejumlah wilayah juga perlu mewaspadai potensi hujan ringan dan angin kencang.
Prakiraan yang diterbitkan Rabu (21/10/2026) pukul 06.30 WITA itu menyebutkan, cuaca Sulsel pada pagi hari umumnya cerah berawan.
Pada siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan cerah berawan, dengan potensi hujan ringan di sebagian wilayah Luwu Timur dan Luwu Utara.
Memasuki malam dan dini hari, cuaca diprakirakan berawan.
Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Luwu Utara.
Pinrang Terpanas, Suhu Makassar Capai 36 Derajat
Berdasarkan data prakiraan suhu udara per wilayah, Pinrang memiliki kisaran suhu tertinggi, yakni 27–38 derajat Celsius.
Sejumlah daerah lain juga diprakirakan mengalami suhu maksimum 37 derajat Celsius, di antaranya Gowa, Sidrap, dan Soppeng.
Sementara itu, suhu udara di Makassar diprakirakan berkisar 28–36 derajat Celsius.
Maros dan Enrekang masing-masing diprakirakan berada pada kisaran 25–36 derajat Celsius.
Adapun Tana Toraja dan Toraja Utara memiliki kisaran suhu lebih rendah, masing-masing 19–30 derajat Celsius dan 19–29 derajat Celsius.
Secara keseluruhan, suhu udara di Sulsel diprakirakan berkisar 18–38 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 42–100 persen.
Angin bertiup dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan 13–38 kilometer per jam.
10 Daerah Waspada Angin Kencang
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di 10 wilayah Sulsel, yakni Bantaeng, Bone, Gowa, Kepulauan Selayar, Pinrang, Parepare, Sidrap, Soppeng, Takalar, dan Wajo.
Masyarakat di wilayah tersebut perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar ruangan, berkendara, atau berada di sekitar pepohonan dan bangunan yang berpotensi terdampak angin kencang.
BMKG juga mengingatkan potensi udara panas di sejumlah daerah, meliputi Barru, Bulukumba, Bone, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Sinjai, Takalar, dan Wajo.
Informasi prakiraan tersebut juga mencatat konsentrasi partikulat halus PM2.5 pada rentang 15,6–55,4 mikrogram per meter kubik (µg/m⊃3;), dengan kategori sedang.
PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan.
Masyarakat, terutama kelompok yang sensitif terhadap pencemaran udara, perlu memperhatikan kondisi udara dan mengurangi paparan apabila kualitas udara memburuk.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG, mengingat kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu.(*)