Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Menhut Polisi Hutan Spesial

    Menhut: Polisi Hutan Akan Ditambah Jadi 70.000 Orang - Kompas

    4 min read

     

    JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan jumlah polisi hutan ke depannya akan ditambah menjadi 70.000 orang.

    Penambahkan personel polisi hutan dalam rangka memperkuat penjagaan hutan dari pihak yang melanggar aturan.

    "Ke depan sesuai arahan Bapak Presiden akan ditambah polisi hutan kita menjadi 70.000 orang," kata Raja di Kalimantan Selatan, Senin (12/10/2026), dikutip dari siaran persnya.

    Baca juga: Delapan Orangutan Korban Karhutla Kalbar Kembali ke Hutan Lindung Batu Nyambu

    Menhut turut mengatakan kementeriannya terus fokus melakukan operasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bersama semua pihak terkait.

    Karhutla Diprediksi Sampai November, Menhut: Kasihan yang Padamkan Api

    Lebih lanjut, ia mengungkap sejumlah faktor keberhasilan untuk mengatasi karhutla.

    Pertama adalah pemadaman via udara dengan water bombing, maupun oeprasi modifikasi cuaca (OMC).

    "Pemerintah hadir secara maksimal untuk melakukan water bombing. Khusus untuk Kalimantan Tengah masalahnya ada di visibility jadi meskipun helikopter sudah standby tetapi tidak bisa berpoperasi karena kabut yang tebal. Namun kalau ada ruang untuk manuver terbang itu pasti dilakukan," ungkap Raja.

    Baca juga: Polisi Cek Dugaan Tambang Ilegal di Hutan Lindung Berhala Babel, Temukan Bekas Galian

    Faktor kedua adalah pasukan darat, yang terdiri dari berbagai kalangan seperti TNI, Polri, Mangga Agni hingga para relawan.

    "Faktor ketiga penegakan hukum. Ini penting sekali. Berapa banyak perusahaan yang sudah dicabut izinnya atau dibekukan izinnya bahkan beberapa masuk proses pidana," papar Menhut.

    Keeempat adalah peran aktif dan kesadaran masyarakat dalam mencegah karhutla.

    "Masyarakat jangan main api, jangan membuka kebun dengan membakar maka hasilnya akan baik. Kita ajak masyarakat jangan main api sesederhana jangan buang puntung rokok sembarangan, api unggun kecil, obat nyamuk, kasihan masyarakat korban Karhutla," tegasnya.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Bareskrim Tetapkan 112 Tersangka Kebakaran Hutan dan Lahan

    Komentar
    Additional JS