MUI Desak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Ini Alasannya - SERAYUNEWS
Entertainment MUI Desak Pemerintah Batalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia, Ini Alasannya Jurnalis:Srianika Senin, 12 Oktober 2026 pukul 19.51

JAKARTA, SERAYUNEWS— Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk membatalkan rencana penyelenggaraan konser penyanyi ternama asal Italia, Andrea Bocelli.
Langkah ini diambil MUI menyusul pembatalan konser musisi asal Amerika Serikat, Israel Houghton, bersama grup musik Israel & New Breed sebelumnya.
Sesuai jadwal yang beredar, konser Andrea Bocelli rencananya bakal digelar di dua lokasi utama, yakni Candi Borobudur pada 31 Oktober dan Jakarta pada 3 November mendatang.
Ketegasan Sikap Indonesia dan Konsistensi Menolak Figur Pro-Zionis
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri, Prof. Sudarnoto Abdul Hakim, menegaskan bahwa pemerintah harus menunjukkan sikap yang konsisten dan menyatu dalam menolak seluruh bentuk kegiatan yang melibatkan tokoh atau figur pendukung Zionisme.
Menurutnya, Indonesia secara historis maupun konstitusional senantiasa berdiri tegak di barisan terdepan untuk melawan segala bentuk penjajahan dan penindasan atas bangsa Palestina.
”Kali ini kembali saya ingin menegaskan bahwa rencana konser Andrea Bocelli harus dibatalkan demi menjaga prinsip keberpihakan kita pada kemanusiaan,” tegas Prof. Sudarnoto, dikutip dari laman resmi MUI, Sabtu (10/10/2026).
Ia mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah tidak membiarkan adanya perbedaan pandangan dan tetap memegang komitmen penuh untuk tidak mengizinkan konser yang dinilai pro-Zionis tersebut.
Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli: Penggalangan Dana IDF hingga Konser di Tel Aviv
Penolakan keras dari MUI ini didasari oleh rekam jejak Andrea Bocelli yang dinilai berseberangan dengan prinsip kemanusiaan. Prof. Sudarnoto menyoroti keterlibatan Bocelli dalam acara penggalangan dana untuk pasukan militer Israel (Israel Defense Forces/IDF) di Los Angeles pada tahun 2010 silam. Selain itu, tenor legendaris tersebut juga tercatat pernah menggelar konser di Tel Aviv pada tahun 2022.
Bagi MUI, segala bentuk tindakan yang mendanai atau mendukung kekuatan militer pendukung kejahatan kemanusiaan dan dugaan genosida di Gaza adalah hal yang sama sekali tidak dapat ditoleransi.
Kritik Potensi Pengabaian Nilai Keharmonisan Demi Keuntungan Ekonomi
MUI juga menyayangkan dugaan adanya dukungan dari kementerian terkait, seperti Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif, terhadap rencana kedatangan Andrea Bocelli.
Prof. Sudarnoto mengingatkan bahwa mengejar keuntungan ekonomi semata dengan memberi ruang bagi figur pro-Zionis sangat bertentangan dengan jiwa serta semangat luhur bangsa Indonesia yang menentang segala bentuk penjajahan di atas dunia.
Lebih lanjut, MUI kembali menegaskan ketetapan Fatwa MUI yang mengharamkan segala bentuk dukungan terhadap Israel maupun pihak-pihak yang menyokong tindakan penjajahan atas Palestina. Oleh karena itu, sinergi antarlembaga dan kementerian sangat diharapkan demi menjaga stabilitas, ketenteraman, dan harmoni di tengah masyarakat Indonesia yang mayoritas mengecam aksi kekerasan di Gaza.
MUI berharap pemerintah dapat segera memberikan keputusan resmi pembatalan acara ini sebagaimana langkah tegas yang pernah diambil pada agenda-agenda serupa sebelumnya.