Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Lifestyle Spesial Tips & Tricks

    Pemilik Mobil Perlu Menjaga Tangki BBM Tidak Terlalu Kosong - Demokratis

    7 min read



    Ritva Aneli Fauziah

    Author

    Pemilik Mobil Perlu Menjaga Tangki BBM Tidak Terlalu Kosong
    tangki bensin mobil fuel pump (Foto: Estanalytical)

    Smallest Font

    Largest Font

    Menjaga persediaan bahan bakar di dalam tangki mobil tetap mencukupi penting dilakukan, terutama ketika kendaraan tidak digunakan dalam waktu lama. Dikutip dari Otomotif, tangki yang hampir kosong dapat meningkatkan risiko kondensasi, korosi, hingga gangguan pada sistem bahan bakar. Kondisi tersebut perlu diperhatikan ketika pasokan bahan bakar minyak (BBM) terbatas dan pemilik kendaraan harus menunda pengisian.

    Jika mobil terpaksa dibiarkan dengan bahan bakar tersisa sedikit, ada sejumlah risiko yang perlu dipahami agar kondisi kendaraan tetap terjaga. Tri Yuswidjajanto, Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), menjelaskan bahwa tangki yang hampir kosong tidak selalu menimbulkan masalah apabila segera diisi kembali. Risiko lebih perlu diperhatikan ketika kendaraan disimpan dan tidak digunakan dalam jangka waktu panjang.

    Menurut Tri, perubahan suhu lingkungan dapat memicu terbentuknya titik-titik air di ruang kosong dalam tangki. Proses ini dikenal sebagai kondensasi, yakni perubahan uap air menjadi cairan akibat perubahan suhu.

    “Masalah akan timbul ketika mobil tidak dipakai, bila ada ruang kosong di dalam tangki BBM, perubahan suhu udara di lingkungan alam memicu terjadinya kondensasi,” ucap Tri kepada Kompas.com, belum lama ini. Air yang terbentuk di dalam tangki berpotensi bercampur dengan sisa bahan bakar. Campuran tersebut dapat memengaruhi kualitas BBM dan mengganggu proses pembakaran mesin.

    Risiko lainnya adalah korosi atau karat, khususnya pada tangki berbahan logam. Apabila berlangsung dalam waktu lama, proses tersebut dapat merusak tangki, meskipun tingkat dampaknya bergantung pada kondisi kendaraan, lingkungan penyimpanan, serta lamanya mobil tidak digunakan.

    Fuel Pump Berisiko Mengalami Kerusakan

    Selain kondensasi dan korosi, volume bahan bakar yang terlalu sedikit juga perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kondisi komponen sistem bahan bakar. Kamal, pemilik Bengkel Kafka, menyebut kebiasaan membiarkan tangki hampir kosong dapat mempercepat kerusakan fuel pump. Menurut Kamal, tangki berbahan besi juga lebih berisiko mengalami karat apabila jarang terendam bensin.

    Ia turut menjelaskan dampak lain yang dapat dirasakan pemilik kendaraan ketika kebiasaan tersebut terus dilakukan. “Kalau (tangki) sering kosong, fuel pump cepat rusak. Kedua, tangki bisa lebih cepat berkarat karena jarang terendam bensin. Ketiga, konsumsi BBM akan terasa lebih boros dari biasanya," kata Kamal kepada Kompas.com.

    Kamal juga menerangkan bahwa air hasil kondensasi dapat mengganggu sistem bahan bakar. Apabila kotoran atau endapan ikut terbawa, komponen yang berkaitan dengan penyaluran bahan bakar berpotensi mengalami gangguan.

    Meski demikian, dampak tangki yang hampir kosong tidak selalu langsung terlihat. Kondisi tangki, bahan pembuatnya, lingkungan penyimpanan, dan durasi kendaraan tidak beroperasi menjadi faktor yang memengaruhi tingkat risikonya.

    Cara Menjaga Kondisi Tangki BBM

    Untuk mengurangi potensi gangguan, pemilik mobil disarankan mengisi bahan bakar sebelum indikator menunjukkan kondisi hampir habis. Menjaga volume BBM tetap mencukupi dapat membantu mengurangi risiko masalah pada tangki dan sistem bahan bakar.

    Salah satu langkah yang disarankan adalah mempertahankan isi tangki minimal di atas seperempat kapasitasnya. Kebiasaan ini perlu diperhatikan, khususnya apabila mobil akan disimpan dan tidak digunakan selama periode tertentu. Ketika pasokan BBM terbatas, penggunaan kendaraan dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Jika mobil harus berhenti digunakan untuk sementara waktu, pemilik tetap perlu memperhatikan kondisi tangki dan mengisi kembali bahan bakar setelah pasokan tersedia.

    Dengan demikian, menjaga volume BBM agar tidak terlalu rendah menjadi bagian penting dalam perawatan kendaraan. Perhatian terhadap kondisi tangki, potensi kondensasi, serta kesehatan fuel pump dapat membantu mengurangi risiko gangguan akibat kebiasaan membiarkan tangki hampir kosong.

    Editors Team

    Daisy Floren

    Daisy Floren

    • Like

      0

      Like

    • Dislike

      0

      Dislike

    • Funny

      0

      Funny

    • Angry

      0

      Angry

    • Sad

      0

      Sad

    • Wow

      0

      Wow

    Komentar
    Additional JS