Penyidik KPK Sambangi Gedung BNPB Dikawal Puspom TNI | tempo

PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi mendatangi Gedung Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Jalan Pramuka, Matraman, Jakarta Timur pada Selasa malam, 13 Oktober 2026. Kunjungan ini dilakukan di tengah kabar operasi tangkap tangan dugaan rasuah di BNPB.
Pantauan Tempo di lokasi, dua mobil Toyota Innova berkelir hitam yang dikendarai penyidik KPK sampai ke Gedung BNPB pada pukul 19.15 WIB. Mereka dikawal mobil Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI).
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Setelah memarkir kendaraan, mereka keluar. Tampak enam orang berpakaian sipil. Mereka didampingi empat prajurit. Dua berseragam biru muda, seorang berseragam coklat, dan satu lagi mengenakan seragam loreng.
Penyidik KPK kemudian berbicara dengan petugas BNPB di lobi gedung. Mereka mulanya tak diperkenankan masuk ke dalam gedung. Mereka baru naik lift ke sekitar pukul 19.30 WIB. namun, wartawan tak diperkenankan ikut meliput.
Ketua KPK Setyo Budiyanto sempat menanggapi kabar mengenai anak buahnya menggelar operasi tangkap tangan di BNPB. “Benar ada,” katanya saat dikonfirmasi Tempo lewat pesan pendek, Selasa. Namun, ia enggan menjelaskan lebih jauh soal operasi senyap tersebut.
Dihubungi terpisah, Wakil Ketua KPK Ibnu Widodo juga membenarkan adanya operasi tangkap tangan di BNPB. Ia juga tak menjelaskan soal konstruksi perkara.
Sementara, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, belum menjawab permintaan konfirmasi Tempo. Begitu pula pimpinan komisi antikorupsi lainnya.
Menurut informasi yang dihimpun Tempo, operasi tangkap tangan ini berkaitan dengan dana pakai di BNPB. Komisi antirasuah belum merincikan siapa saja yang ditangkap dan berapa uang yang disita. Namun, diduga di atas Rp 1 miliar. ●