Pertamina Targetkan Stok Pertalite Bali 48 Juta Liter, Cukup untuk 15 Hari - detik

Denpasar -
PT Pertamina Patra Niaga menargetkan stok Pertalite di Bali mencapai 48 juta liter pada Sabtu (17/10/2026). Langkah ini dilakukan setelah Pertamina meningkatkan penyaluran BBM untuk memenuhi permintaan masyarakat yang sebelumnya belum terlayani akibat kekosongan stok di sejumlah SPBU.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan stok tersebut disiapkan di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Denpasar, dan Integrated Terminal (IT) Manggis, Karangasem.
"PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan peningkatan stok BBM sampai dengan hari besok, tanggal 17 Oktober, yang mencapai 48 juta liter Pertalite, yang disediakan di terminal kami di Sanggaran dan juga terminal kami di Manggis, Karangasem," jelasnya, Jumat (16/10/2026).
Menurut Ahad, stok tersebut diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat Bali selama 14 hingga 15 hari ke depan. Pertamina juga akan terus menambah stok secara bertahap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
"Jumlah stok ini mampu memenuhi kebutuhan selama 14 sampai 15 hari kedepan. Penambahan stok terus dilaksanakan mengikuti kebutuhan, sehingga stok BBM dalam kondisi terjaga," lanjutnya.
Sebelum menargetkan stok 48 juta liter, Pertamina Patra Niaga telah mendatangkan tambahan pasokan Pertalite melalui jalur laut. Sebanyak 20 juta liter Pertalite tiba di Bali pada Jumat (16/10/2026) menggunakan dua kapal tanker.
Ahad menjelaskan, sebanyak 16 juta liter Pertalite tiba di Terminal Manggis, sedangkan 4 juta liter lainnya tiba di Terminal Sanggaran.
Penambahan pasokan tersebut dilakukan di tengah peningkatan penyaluran Pertalite di Bali. Selama tiga hari, yakni 13-15 Oktober 2026, Pertamina menambah penyaluran sebanyak 800 ribu liter per hari sehingga total penyaluran mencapai 3 juta liter per hari.
Jumlah itu meningkat dibandingkan konsumsi normal Pertalite di Bali yang rata-rata mencapai 2,2 juta liter per hari.
"Rata-rata konsumsi harian Pertalite di Bali mencapai sekitar 2,2 juta liter yang dipenuhi melalui IT Manggis dan FT Sanggaran. Sementara itu, dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, rata-rata penyaluran Pertalite ke SPBU telah mencapai sekitar 3 juta liter per hari," ujarnya.
"Penyaluran di atas rata-rata konsumsi harian ini dilakukan untuk membantu memenuhi permintaan masyarakat yang sebelumnya belum terlayani ketika stok di SPBU habis," lanjutnya.
Untuk mendukung peningkatan penyaluran, Pertamina Patra Niaga mengoperasikan IT Manggis dan FT Sanggaran selama 24 jam. Perusahaan juga menyiagakan 108 mobil tangki dan 465 awak mobil tangki untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
Ahad menambahkan, kesiapan armada diperkuat dengan mengalihkan sebagian mobil tangki dari Banyuwangi ke Bali. Pertamina juga berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan personel operasional dan menyiapkan pengemudi cadangan.
"Koordinasi dengan Kodam IX/ Udayana dilakukan untuk mendukung kebutuhan personel operasional dan menyiapkan pengemudi cadangan dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja," imbuhnya.
(dpw/dpw)