Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bali Berita Featured Pertamina Spesial

    Pertamina Klaim Stok BBM Bali Aman Dua Pekan usai Tambahan Pasokan 20 Juta Liter - AFU

    2 min read

     

    Kapal pengangkut BBM membawa tambahan 20 juta liter pertalite sandar di dermaga Terminal BBM Manggis di Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat (16/10/2026) ANTARA/Dok pribadi

    Penulis: Radiatul Husna

    JAKARTA, AFU.ID — PT Pertamina Patra Niaga kembali mendatangkan 20 juta liter Pertalite ke Bali melalui jalur laut untuk memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM) di tengah upaya pemulihan distribusi yang berlangsung sejak 14 Oktober 2026. Tambahan pasokan tersebut tiba pada Jumat (16/10/2026) melalui dua terminal berbeda di Bali. Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan kapal tanker MT Pangkalan Brandan membawa 16 juta liter Pertalite dan bersandar di Integrated Terminal Manggis, Karangasem.

    Sementara MT Asian Rigel membawa 4 juta liter Pertalite dan bersandar di Fuel Terminal Sanggaran, Denpasar. Total pasokan yang masuk pada hari itu mencapai 20 juta liter.“Jumat ini MT Pangkalan Brandan bersandar di Integrated Terminal Manggis membawa 16 juta liter Pertalite, sedang MT Asian Rigel bersandar di Fuel Terminal Sanggaran membawa 4 juta liter Pertalite, sehingga total muatan 20 juta liter Pertalite,” kata Ahad, Jumat (16/10/26).

    Menurut Ahad, Pertamina menargetkan peningkatan stok hingga mencapai 48 juta liter pada Sabtu. Seluruh pasokan yang tersedia di terminal Manggis dan Sanggaran akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan BBM di seluruh kabupaten dan kota di Bali. “PT Pertamina Patra Niaga telah melakukan peningkatan stok BBM sampai dengan besok tanggal 17 Oktober yang akan mencapai 48 juta liter yang tersedia di terminal kami di Sanggaran dan juga terminal kami di Manggis Karangasem,” ujarnya.

    Pertamina memperkirakan stok BBM sebanyak 48 juta liter tersebut mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Bali selama 14 hingga 15 hari ke depan. Perusahaan juga memastikan kondisi cadangan energi di wilayah Bali saat ini dalam posisi aman setelah dilakukan penambahan pasokan secara bertahap. Untuk mempercepat distribusi BBM ke SPBU, Pertamina menambah 16 armada mobil tangki yang beroperasi di Bali. Selain itu, distribusi turut didukung sekitar 100 personel aktif TNI yang membantu operasional SPBU selama 24 jam di 66 SPBU, terdiri dari 42 SPBU di Denpasar dan 24 SPBU di Kabupaten Badung.

    Pengangkutan BBM dari terminal menuju SPBU juga mendapat pengawalan khusus dari Polda Bali guna memastikan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat pengisian ulang stok SPBU yang sebelumnya mengalami antrean panjang. Selain penambahan pasokan dan armada distribusi, pemerintah daerah bersama Pertamina menerapkan sejumlah kebijakan pengendalian konsumsi. Kebijakan tersebut meliputi pembatasan pembelian harian, penerapan sistem ganjil genap untuk kendaraan bermotor, serta penyaluran BBM menggunakan jeriken melalui program Pertamina Delivery Service (PDS). (RHU)

    Komentar
    Additional JS