Polda Metro Tetapkan Bharada Andika Tersangka Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe - inews
JAKARTA, iNews.id -Polda Metro Jaya menetapkan Bharada Andika Ramadani (AR) sebagai tersangka kasus penembakan yang menewaskan Bharatu Laurentius Valdo Fernandes (LV) di Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Polisi juga telah menahan Andika untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
"Ya, kejadian Bharatu LVL dengan Bharada AR terjadi di hari Jumat. Ini sudah dilakukan olah TKP, penanganan, serta penahanan terhadap tersangka," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Monas, Selasa (20/10/2026).

Baca Juga
Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe, Dugaan Motif Bullying Terungkap
Budi menjelaskan, penahanan tersangka telah dilakukan seiring dengan penanganan perkara tersebut. Penyidik juga menyita sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan insiden penembakan itu.
"Terhadap tersangka sudah dilakukan penahanan terhadap satu orang, beberapa barang bukti, ada selongsong, ada senjata tajam, dan barang-barang milik pribadi," imbuhnya.

Baca Juga
Kuasa Hukum Bharada Valdo Desak CCTV Kasus Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dibuka
Penyidikan kasus polisi tembak polisi tersebut masih terus berlangsung. Dia menyebut tim penyidik Polda Metro Jaya kini mendalami berbagai aspek kejadian, termasuk mencari tahu motif di balik penembakan yang menewaskan Bharatu Valdo.
"Kami juga penyidik dalam hal ini juga masih belum bisa melakukan pendalaman yang komprehensif melihat situasi dan kondisi dari si pelaku. Artinya ini juga harus kita melihat, makanya kami belum bisa menyampaikan motif," katanya.
Budi menegaskan, Polda Metro Jaya berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional dan proporsional hingga tuntas. Dia memastikan tidak ada pengecualian dalam penegakan hukum terhadap anggota kepolisian yang terlibat tindak pidana.
"Kepolisian tidak memberi ruang pada personel yang melakukan pelanggaran ataupun kejahatan, bahkan melakukan tindak pidana pasti sudah diproses hukum dan kami tekankan sudah dilakukan penahanan," katanya.
Sebelumnya, insiden penembakan sesama anggota polisi itu dilaporkan terjadi di markas Direktorat Polisi Udara (Ditpoludara) Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri di Pondok Cabe, pada Jumat (16/10/2026)
Direktur Poludara Korpolairud Baharkam Polri Brigjen Dadan memastikan penanganan perkara akan terus berjalan. Dia berjanji mengungkap kasus kematian Bharada Valdo hingga tuntas.
"Tentunya akan diusut tuntas. Yang jelas satu tersangka yang sudah ditahan Unit Jatanras Polda Metro Jaya," ujarnya, Sabtu (17/10/2026).
Editor: Reza Fajri
