Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Karhutla Kebakaran Hutan Lintas Peristiwa Prabowo Subianto Spesial

    Prabowo Sentil Negara Hina Indonesia soal Karhutla: Pada Saatnya, Kita Buka Perusahaannya - Kompas

    4 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto menyindir ada negara yang suka menghina bangsa Indonesia terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

    Prabowo pun memperingatkan negara tersebut bahwa pada saatnya pemerintah Indonesia akan mengungkap identitas perusahaan-perusahaan asing yang terlibat dalam terjadinya karhutla.

    "Kali ini, maaf, kita tidak bisa lagi bertindak dengan biasa-biasa saja. Kalau buktinya sudah jelas kita akan bertindak, kita akan cabut semua izin perusahaan-perusahaan yang melanggar," dalam sidang kabinet paripurna di Komples Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

    Baca juga: Prabowo Lebih Pilih Tim yang Kompak Ketimbang Brilian tapi Tak Bisa Kerja Sama

    "Dan bagi negara-negara tertentu yang suka menghina bangsa Indonesia, pada saatnya kita akan buka perusahaan-perusahaan," imbuh dia.

    Prabowo: Saya Bangga Menjadi Presidenmu, 2 Tahun Bekerja Hasilnya Nyata

    Prabowo menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, fenomena karhutla tidak semata-mata terjadi secara alamiah.

    Ia menyebutkan, ada campur tangan manusia dalam kasus kebakaran ini.

    "Dan menurut saya harus kita sikapi dengan hati-hati, dengan teliti," ujar Prabowo.

    Baca juga: Pigai Sebut Era Prabowo Lebih Egaliter soal Kebebasan Berpendapat Dibanding Soeharto

    Untuk itu, Prabowo meminta Kementerian Kehutanan, Polri, Kejaksaan Agung, TNI, dan Intelijen untuk menyelidiki korporasi yang bertanggung jawab.

    Terlebih, kata dia, rakyat juga menangkap berbagai oknum yang sengaja membakar hutan.

    "Yang bisa kita anggap ini adalah terorisme lingkungan. Ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Karena apa yang mereka lakukan membahayakan kesehatan jutaan rakyat kita. Kita tidak boleh menganggap ini remeh. Kita akan sekarang masif menangani itu. Tapi kita juga akan mengusut sampai tuntas," imbuh Prabowo.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Batas akses KARIN

    Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Khusus Member

    Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member

    Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.

    Tiga Perintah Prabowo untuk Percepat Penanganan Karhutla, Terjunkan Kapal Induk Baru

    Komentar
    Additional JS