Pramono Tegaskan Semua Warga Berhak Dapat Pelayanan di Jakarta, Tak Hanya Warga Ibu Kota - Kompas
JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak membedakan warga berdasarkan asal daerah dalam memberikan pelayanan publik.
Menurut Pramono, seluruh warga negara Indonesia berhak mendapatkan pelayanan di Jakarta, termasuk warga yang berasal dari Kota Bekasi, Jawa Barat.
"Saya terus terang tidak pernah membedakan warga Bekasi atau tidak warga Bekasi," kata Pramono saat memberikan sambutan dalam penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah terpadu Bantargebang, Senin (26/10/2026).
Baca juga: Pramono Berkelakar DKI Bisa Bangun Halte Transjabodetabek di Bekasi, tetapi Khawatir Salah
Pramono mencontohkan, Pemprov DKI Jakarta mempersilakan warga yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau untuk berobat di rumah sakit di Jakarta.
Kerasnya Pendidikan Pasukan Katak! Ditempa hingga Batas Mental Manusia
Hal serupa juga dilakukan ketika asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Kalimantan terdeteksi mencapai Jakarta.
Saat itu, warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap dipersilakan memanfaatkan fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI Jakarta.
Baca juga: Di Hadapan Walkot Bekasi, Pramono Berkelakar: Halte Transjakarta, Biar Kami yang Bangun
"Termasuk kemarin ketika terjadi letusan Anak Krakatau, kemudian juga kemarin ketika asap dari kebakaran hutan masuk Jakarta, saya menyampaikan bahwa semua warga negara Republik Indonesia mempunyai hak untuk mendapatkan pelayanan di Jakarta," ujar Pramono.
Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta menyediakan sejumlah fasilitas kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat, termasuk warga dari luar daerah.
Fasilitas tersebut meliputi 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu.
Menurut Pramono, warga dari luar Jakarta turut memanfaatkan fasilitas kesehatan tersebut ketika terjadi pencemaran udara akibat asap kebakaran hutan.
Baca juga: Pramono Pastikan Warga Tak Ber-KTP Jakarta Tetap Bisa Berobat ke Puskesmas
"Ternyata ada, dan beberapa warga memang lebih banyak yang dari luar kota," kata Pramono.
Ia mengatakan, warga dari luar Jakarta datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan setelah terdampak kondisi tersebut.
"Mereka ke Jakarta kan apa ya, bayangannya enggak ada apa-apa, tiba-tiba ada problem-problem itu dan mereka bersyukur bahwa kemudian bisa memanfaatkan fasilitas yang dimiliki oleh Pemprov DKI Jakarta," ujarnya.
Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta terbuka memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan asal daerah.
Baca juga: Pramono Sebut Jakarta Makin Berwarna Berkat Konser Musisi Dunia dan Ajang Internasional
Dengan demikian, fasilitas kesehatan yang tersedia di Ibu Kota tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh warga Jakarta, tetapi juga masyarakat dari daerah lain yang membutuhkan pelayanan.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Batas akses KARIN
Kamu sudah mencapai batas akses KARIN.
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Khusus Member
Akses Tanya Langsung Tersedia untuk Member
Gabung membership Kompas.com+ MAX untuk bertanya lebih banyak dan memahami berita dengan lebih leluasa.
Netanyahu Ingin Gulingkan Rezim Iran, Teheran: Gertakan Kosong Tanda Putus Asa
