Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Kasus Spesial TNI AD

    Viral, Deretan Motor Trail Terparkir di Bekasi, TNI AD: Bukan Kendaraan Dinas Kami - Kompas

    5 min read

     


    JAKARTA, KOMPAS.com - TNI Angkatan Darat (AD) menegaskan bahwa deretan motor trail Kawasaki KLX yang terparkir di Jalan Inspeksi Bekasi, Desa Pusaka Rakyat, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, bukan milik militer.

    “Kami perlu mengklarifikasi bahwa sepeda motor tersebut bukan merupakan milik TNI dan tidak terkait dengan kendaraan dinas TNI,” bunyi keterangan yang diterima Kompas.com dari Dinas Penerangan Angkatan Darat, Rabu (21/10/2026).

    TNI AD meminta informasi yang menyebutkan deretan motor tersebut sebagai kendaraan dinas TNI diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

    Baca juga: Deretan Motor Trail yang Viral di Bekasi Sudah Dipindahkan, Kini Ditutup Terpal

    Adapun deretan motor trail yang sempat terparkir di lahan terbuka di Jalan Inspeksi BKT, Desa Pusaka Rakyat, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjadi sorotan setelah diduga merupakan kendaraan untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

    Stasiun Karet Ditutup, Penumpang Berjalan 6 Menit Menuju Stasiun BNI City

    Menanggapi kabar tersebut, Yanto (62), pemilik lahan tempat motor-motor itu sempat terparkir, mengatakan bahwa kendaraan tersebut bukan motor untuk program MBG.

    Menurut Yanto, motor-motor itu merupakan kendaraan dinas TNI yang akan dibawa ke Surabaya, Jawa Timur, untuk didistribusikan.

    Kendaraan tersebut dititipkan sementara di lahannya sambil menunggu proses pengecatan.

    “Sebenarnya itu bukan motor MBG, tetapi motor untuk dinas TNI di Surabaya. Motor-motor itu dititipkan di sini karena mau dicat,” kata Yanto, saat ditemui Kompas.com di lokasi, Selasa (20/10/2026).

    Yanto mengatakan, dirinya hanya mengetahui bahwa lahan miliknya digunakan sebagai tempat parkir sementara.

    Baca juga: Misteri Deretan Motor Trail di Bekasi, Terparkir di Lahan Penuh Sampah lalu Dipindahkan

    Ia tidak mengetahui secara pasti pihak yang memiliki kendaraan tersebut maupun instansi yang menangani proses pengecatannya.

    “Kalau ngecatnya di mana, saya kurang tahu. Tetapi lahan saya hanya dipakai untuk parkir sementara, bukan disewakan,” tutur dia.

    Yanto menjelaskan, motor-motor tersebut tidak datang sekaligus dalam jumlah besar.

    Kendaraan dititipkan secara bertahap, kemudian dipindahkan untuk menjalani pengecatan sebelum nantinya dibawa ke tempat tujuan.

    Menurut Yanto, motor-motor yang terparkir di lahannya merupakan jenis Kawasaki KLX atau motor trail. Jumlah kendaraan yang keluar-masuk lahan itu diperkirakan mencapai ratusan unit.

    Baca juga: Viral Video Deretan Motor Trail di Bekasi, Pemilik Lahan: Bukan Motor MBG

    Husni (30), penjaga lahan di lokasi tersebut, membenarkan bahwa sejumlah motor trail sempat terparkir di lahan itu.

    Ia memperkirakan kendaraan tersebut berada di lokasi selama sekitar satu minggu dengan jumlah mencapai ratusan unit.

    “Kemarin emang ada motor trail parkir di sini. Tetapi itu punya dinas TNI, bukan MBG. Cuma numpang parkir di lahan ini,” kata Husni.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Keluarga Pangku Jenazah Anak, Dibawa Pakai Motor karena Jalan Rusak

    Komentar
    Additional JS