Sosial Media
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Koperasi Desa Merah Putih Magetan Spesial

    140 Kopdes di Magetan Sudah Verifikasi, 30 Koperasi Beroperasi di Luar Gerai Menunggu Penyerahan - Kompas

    4 min read

     



    MAGETAN, KOMPAS.com – Sebanyak 140 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, telah menjalani verifikasi dan validasi (verval). Namun, operasionalisasi gerai koperasi masih menunggu petunjuk pemerintah pusat dan penyerahan fasilitas.

    Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Magetan, Joko Trihono, mengatakan verval dilakukan untuk memeriksa fungsi bangunan dan kelengkapan fasilitas yang dibangun pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara.

    “Setelah pelaksanaan verval, tahapan berikutnya adalah penandatanganan berita acara. Setelah itu, diharapkan KDKMP bisa langsung beroperasi,” kata Joko saat ditemui di sela-sela pelatihan bendahara koperasi di Telaga Sarangan, Selasa (27/10/2026).

    Joko mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan waktu operasional seluruh gerai, karena masih menunggu petunjuk pemerintah pusat dan proses pendampingan dari Agrinas Pangan.

    Kenapa Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili? Ini Penjelasan Kemenkop

    Baca juga: Sejumlah Siswa di Ponorogo dan Magetan Terpaksa Ikut TKA Susulan karena Gangguan Internet

    “Kami masih menunggu petunjuk. Kalau operasionalisasi sudah bisa dilaksanakan, nanti akan kami dorong,” ujarnya.

    Meski gerai belum beroperasi, sekitar 30 KDKMP di Magetan telah menjalankan kegiatan bisnis di luar gerai yang dibangun pemerintah.

    Koperasi tersebut mengembangkan usaha sesuai potensi dan kebutuhan anggotanya. Salah satunya KDKMP di Kecamatan Plaosan yang bekerja sama dengan petani sayur.

    Baca juga: Presiden Prabowo Rogoh Kocek Pribadi Rp 2,5 M untuk Baksos Skala Besar di Banyumas

    Koperasi itu menampung hasil pertanian anggota, kemudian mencari pasar di luar Kabupaten Magetan.

    “Kami mengizinkan mereka beroperasi di gudangnya karena tidak merusak fasilitas yang ada. Jadi, mereka bisa memanfaatkan gudang sambil menunggu penyerahan gerai,” kata Joko.

    Menurut Joko, kegiatan bisnis tersebut diharapkan menjadi langkah awal bagi koperasi untuk mengembangkan usaha dan memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.

    Baca juga: Longsor Tutup Jalan Penghubung Dua Desa di Magetan, Akses Kembali Normal

    Selain menyiapkan operasionalisasi gerai, Dinas Koperasi dan UMKM Magetan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola KDKMP.

    Sebanyak 120 pengurus yang ditunjuk sebagai bendahara mengikuti pelatihan pengelolaan keuangan koperasi.

    Joko mengatakan, pembekalan tersebut bertujuan agar bendahara memahami tata kelola administrasi dan keuangan, termasuk kewajiban perpajakan.

    Baca juga: Cek Stok Obat lewat Lerehfarma.id, Warga Yapsi Tak Perlu Jauh-jauh ke Puskesmas

    “Kami berharap melalui pembekalan dan peningkatan kapasitas ini, bendahara memiliki gambaran tentang tata kelola keuangan koperasi,” ujarnya.

    Ia berharap para bendahara mampu menjalankan tugas secara profesional dan akuntabel sehingga pengelolaan keuangan koperasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Manajer Kopdes Bukan Pegawai BUMN, Gajinya UMP?

    Komentar
    Additional JS