Harga Cabai di Parepare Turun Drastis dari Rp 120 Ribu Jadi Rp 85 Ribu Per Kg, Emak-emak Borong - Tribunnews
Harga komoditas cabai di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) alami penurunan harga yang cukup signifikan.
Tayang:
Tribun-Timur.com/Rachmat Ariadi
HARGA CABAI TURUN-Suasana emak-emak membeli cabai dan tomat di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (3/11/2026). Turunnya harga komoditas cabai disambut antusias emak-emak.
TRIBUN-TIMUR.COM, PAREPARE - Harga komoditas cabai di Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel) alami penurunan harga yang cukup signifikan.
Dari pantauan Tribun-Timur.com di Pasar Lakessi, Kota Parepare, Selasa (3/11/2026), turunnya harga komoditas cabai di pasar ini disambut antusias emak-emak.
Emak-emak terlihat mengerumuni pedagang untuk membeli cabai dengan jumlah banyak atau borong.
Salah seorang ibu rumah tangga bernama Misbah mengatakan, dirinya mendapatkan informasi mengenai turunnya harga cabai dari tetangganya.
Setelah mengetahui cabai mengalami penurunan secara signifikan, dirinya langsung bergegas ke pasar untuk membeli.
"Beli cabai, dua kilo tadi. Murah jadi beli banyak memang. Tadi tetangga yang kasi tahu, jadi pergi juga (membeli)," katanya saat ditemui Tribun-Timur.com di Pasar Lakessi.
Misbah mengungkapkan, dirinya cukup senang atas turunnya harga cabai di pasaran.
Baca juga: Musda Golkar Parepare Digelar Desember 2026, Ketua DPRD Kaharuddin Kadir Siap Maju Calon Ketua
Pasalnya, kurang lebih dua bulan terakhir harga cabai sangat memberatkan ibu rumah tangga.
"Lombok besar kemarin Rp 70 ribu per kilogram, sekarang Rp 50 ribu per kilogram. Lumayan sekali turunnya. Itu kemarin pak bahkan ada yang sampai Rp 100 ribu per kilogram," ungkapnya.
Salah seorang pedagang pasar, Hasna mengutarakan, harga cabai merah dari harga sebelumnya Rp 70 ribu per Kg turun menjadi Rp 50 ribu per Kg.
Kemudian, cabai rawit dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp 120 per Kg, kini turun menjadi Rp 85 ribu per Kg.
"Tomat juga turun tipis dari harga sebelumnya Rp 15 ribu per Kg, sekarang di kisaran Rp 10 ribu per Kg," terangnya.
Hasna menambahkan, penurunan harga ini dipengaruhi melimpahnya pasokan komoditas cabai dari Kabupaten Enrekang.
"Banyak lagi stok jadi turun harga. Tapi Alhamdulillah pembeli sudah senang, dagangan juga ramai lagi," tandasnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20261103_HARGA-CABAI-TURUN_cabai-parepare-turun.jpg)