0
News
    Home Tidak Ada Kategori

    Tagihan Listrik Bengkak, PLN: Murni Pemakaian Pelanggan Selama Covid-19 - kompas

    3 min read

    Tagihan Listrik Bengkak, PLN: Murni Pemakaian Pelanggan Selama Covid-19 - kompas.com

    Kamis, 11 Juni 2020 | 17:12 WIB
    Ilustrasi Listrik
    Lihat Foto
    KOMPAS.com/SRI LESTARI
    Ilustrasi Listrik
    Penulis: Rully R. Ramli
    |
    Editor: Erlangga Djumena

    JAKARTA, KOMPAS.com - PT PLN(Persero) kembali menegaskan, membengkaknya tagihan bukan diakibatkan adanya kenaikan tarif listrik, melainkan meningkatkanya konsumsipelanggan selama periode pembatasan sosial berskala besar (PSBB) diterapkan.

    Direktur Niaga dan Manajemen PLN Bob Saril menjelaskan, penghitungan tagihan listrik dilakukan dengan mengkalikan volume pemakaian listrik dengan tarif listrik yang berlaku.

    Namun, dengan tidak dinaikannya tarif listrk sejak 2017, maka penyebab utama membengkaknya tagihan adalah meningkatnya konsumsi listrik pelanggan.

    "Murni akibat pemakaian pelanggan selama Covid-19," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Kamis (11/6/2020).

    Baca juga: Sempat Lakukan Penghitungan Tagihan Berdasar Penggunaan Rata-rata, Ini Alasan PLN

    Lebih lanjut, Bob mengatakan, sejak Maret 2020, pihaknya tidak melakukan mencatatan meter pelanggan secara langsung. Tagihan listrik rekening April hingga Mei dilakukan dengan menghitung konsumsi rata-rata selama 3 bulan terakhir.

    Dengan demikian, kenaikan konsumsi listrik pada Maret dan April beberapa pelanggan tidak tercatat oleh PLN pada tagihan rekening April dan Mei.

    Scroll untuk lanjut baca

    Hal tersebut mengakibatkan adanya kekurangan pembayaran pada rekening April dan Mei.

    Kekurangan tagihan tersebut kemudian dimasukan PLN ke dalam tagihan rekening Juni.

    "Kenaikan ini murni disebabkan kenaikan pemakaian ditambahkan carry over karena PSBB petugas enggak bisa catat meteran," ucap Bob.

    Baca juga: Tagihan Listrik Pemilik Bengkel Capai Rp 20 Juta, Ini Penjelasan PLN

    TAG:
    Komentar
    Additional JS