Simak Bunyi 'Sumpah Mahasiswa' yang Bikin Merinding saat Demo Tolak Omnibus Law, Kami Bersumpah... - Jabarnews
Simak Bunyi 'Sumpah Mahasiswa' yang Bikin Merinding saat Demo Tolak Omnibus Law, Kami Bersumpah... - Jabarnews
JAKBARNEWS - Buntut dari disahkannya RUU Cipta Kerja menjadi UU Cipta Kerjaoleh DPR RI saat Rapat Paripurna Senin kemarin adalah mendapat gelombang penolakan di penjuru negeri.
Terhitung hari ini saja di sejumlah daerah sudah terdapat pergerakan aksi demonstrasi mahasiswa dan buruh dari beberapa titik di sekitar Jakarta.
Sebut saja pergerakan di jalan raya PT Panarub Industry, Batu Ceper, Tugu Adipura, dan KH Hasyim Ashari, Kota Tangerang dan juga di TL Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Baca Juga: Pentingnya Menjaga Keamanan Akun ShopeePay, Simak Caranya
Dalam beberapa informasi yang diterima Jakbarnews.com, mereka hendak bergerak ke Gedung DPR RI, Jakarta untuk memberikan penolakan terhadap Omnibus Law UU Cipta Kerja yang telah sah.
Akibat dari adanya pergerakan aksi tersebut, tak ayal jalan raya menjadi padat hingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.
Bahkan di satu sisi, pergerakan demonstrasi di sekitaran Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang terjadi aksi bakar-bakaran.
Baca Juga: Besarannya Dianggap Horor Bagi Investor, Pesangon Nggak Lagi Pakai Htungan 32 Kali Upah
Dalam pantauan lain, beredar luas mahasiswa yang tengah menggelar aksi menyuarakan 'Sumpah Mahasiswa'.
Melansir dari potongan video yang direkam oleh Ray dan dipublikasikan Undercover, jumlah yang diperkirakan ribuan mahasiswaserentak mengucapkan 'sumpahmahasiswa'.
Berikut adalah isi 3 Sumpah Mahasiswayang bikin merinding. Diketahui, sumpahmahasiswa ini berdasar pada Sumpah Pemuda.
- Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, bertanah air satu, Tanah Air tanpa penindasan.
- Kami mahasiswa Indonesia Indonesia bersumpah, berbangsa satu, bangsa yang gandrung akan keadilan.
- Kami mahasiswa Indonesia bersumpah, berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan.
Baca Juga: 18 Anggota DPR RI Positif Covid-19, Anies: Kantornya Saja yang Harus Ditutup 3 Hari
Di sisi lain, dilansir dari Pikiran-rakyat.com, para mahasiswa yang mengenakan jas almamaternya masing-masing menyuarakan penolakan terhadap keberpihakan pemerintah kepada pengusaha yang dianggap akan menyengsarakan masyarakat dan pekerja melalui UU Cipta Kerja.
Baca Juga: UU Omnibus Law Disahkan DPR, Investor Asing Gembira
Mereka menilai, undang-undang tersebut dianggap menekan para pekerja karena menghapus sejumlah hak para pekerja.
“UU ini hanya untuk kepentingan ekonomi, disahkan dengan cara kurang baik. Menitik beratkan pada kemudahan investasi tanpa memperhatikan hak pekerja,” katanya ditemui di sela-sela aksi tersebut.***