Menteri ESDM: Stok BBM Cukup jika Tidak Diselewengkan | merdeka
Menteri ESDM: Stok BBM Cukup jika Tidak Diselewengkan | merdeka.com

Advertisement
Merdeka.com - Menteri ESDM Arifin Tasrif menyatakan konsumsi BBM naik seiring dengan meningkatnya aktivitas perkebunan hingga pertambangan. Begitu pun, stok dan pasokan BBM Pertamina dipastikan mencukupi apabila tidak terjadi penyelewengan.
"(Stok) aman. Ini ada Bu Dirut Pertamina (Nicke Widyawati) dan Pak Dirut Pertamina Patra Niaga (Alfian Nasution). Ya dijamin (aman) asalkan jangan bocor ke tempat yang tidak berhak. Soal itu penanganannya oleh aparat," terang Arifin di sela pengecekan stok BBM di SPBU Jalan Poros Samarinda-Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (7/4).
Arifin mengingatkan aktivitas tambang batu bara agar tidak menggunakan BBM subsidi seperti Biosolar. "Harus pakai Pertamina Dex dan Dexlite. Karena komoditas tambang ini harganya di dunia internasional sudah naik tiga kali lipat. Kalau begitu, jangan pakai barang subsidi," tegasnya.
Advertisement
Konsumsi BBM Naik
Di Kalimantan Timur, harga BBM terbaru per 1 April 2022 adalah Pertalite Rp 7.650/liter, Pertamax Rp12.750/liter, Pertamax Turbo Rp14.800/liter, Biosolar (subsidi) Rp5.150/liter, Dexlite Rp 13.250/liter, dan Pertamina Dex Rp14.000/liter.
Meski harga sejumlah jenis BBM mengalami kenaikan, pemerintah mengklaim harga BBM di Indonesia masih paling murah. Seiring itu, terjadi peningkatan konsumsi BBM di sejumlah sektor.
"Komoditas tambang, perkebunan, aktivitasnya naik semua. Jadi memang pasar di luar itu akan mendorong konsumsi BBM dalam negeri. Sedangkan BBM yang subsidi itu jumlahnya terbatas," kata Arifin.
Advertisement
Atur Kendaraan Penerima Subsidi BBM
Dia menegaskan BBM subsidi hanya untuk golongan tertentu. Uang rakyat itu jangan diberikan kepada orang yang tidak berhak.
"Kalau bocor terlalu banyak, pemerintah akan terbebani subsidi yang besar. Biaya ekstra. Kalau ini bisa dikontrol, dana ini bisa dipakai untuk pembangunan ekonomi negara kita. Kita minta kesadaran masyarakat dari semua pihak, memakai BBM sesuai peruntukan," ujar Arifin.