0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Tidak Ada Kategori

    Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Indonesia Mencapai 255 Laporan - Beritasatu

    2 min read

    Kasus Gagal Ginjal Akut Anak di Indonesia Mencapai 255 Laporan

    Selasa, 25 Oktober 2022 | 14:52 WIB
    Oleh: Chairul Fikri / WIR

    Ilustrasi gagal ginjal.
    Ilustrasi gagal ginjal. (Foto: B1/Rommy)

    Jakarta, Beritasatu.com - Kasus gagal ginjal akut anak yang terjadi di Indonesia hingga kini telah tercatat mencapai 255 kasus. Hal itu diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr M Syahril dalam keterangan persnya secara virtual, Selasa (25/10/2022).

    "Hingga saat ini ada 255 kasus gagal ginjal akut pada anak yang terjadi di 26 provinsi dengan jumlah yang meninggal sejumlah 144 anak," ungkap Syahril.

    Diterangkan Syahril, jumlah kasus tersebut sedikit berkurang pascapelarangan dan penghentian peredaran dan penggunaan obat sirop yang digunakan masyarakat.

    "Surat Edaran tentang penghentian pemberian obat sirop pada anak yang tengah demam berdampak baik pada penambahan jumlah kasus," tambahnya.

    Diterangkan pula oleh Syahrial, kedatangan 20 vial obat Fomepizole dari Singapura dan Australia pada akhir pekan lalu memberikan dampak positif terhadap pasien anak yang tengah dirawat akibat menderita gagal ginjal akut. Sehingga dalam waktu dekat akan didatangkan ratusan obat tersebut dari beberapa negara seperti Jepang.

    "Sejauh ini, di RSCM 10 pasien anak dari 11 pasien telah menggunakan obat tersebut dengan menerima 3-4 suntikan dari 6 suntikan yang disarankan dan hasilnya menunjukan perbaikan kondisi kesehatan, salah satunya bisa kembali bisa buang air kecil lagi," tegasnya.

    Pihak Syahrial memastikan bahwa pasien yang menderita gagal ginjal akut tersebut bisa didapatkan para pasien anak yang terindikasi menderita gagal ginjal akut.

    "Untuk ke depan, kita akan bagikan obat tersebut dan akan dibagikan secara gratis. Dan yang pasti pola penyaluran obatnya akan dibagikan melalui rumah sakit rujukan yang merawat pasien gagal ginjal akut dengan kriteria sesuai kebutuhannya," pungkasnya.

    Kemenkes sendiri memastikan penyebab penyakit gagal ginjal akut yang menyerang anak ini tidak terkait dengan virus Covid-19 dan akibat vaksinasi Covid-19 yang beredar di masyarakat.

    "Pasien anak yang meninggal akibat gagal ginjal ini setelah dilakukan penelitian bukan akibat dari virus Covid-19 atau vaksin Covid-19, melainkan karena adanya senyawa kimia dari obat yang mereka konsumsi yang mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG)," tandasnya.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Sumber: BeritaSatu.com


    [Category Opsiin, Media Informasi]

    [Tags Gagal Ginjal, Gagal Ginjal Akut, Featured, Pilihan]

    Komentar
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Menyiapkan Link & Penunjuk Waktu...
    Additional JS