0
News
    Home Featured Joe Biden Pilihan Romadhon

    Joe Biden Ucapkan Selamat Ramadhan, Ini Harapannya - inews

    2 min read

     

    Joe Biden Ucapkan Selamat Ramadhan, Ini Harapannya 

    Joe Biden Ucapkan Selamat Ramadhan, Ini Harapannya 
    Joe Biden mengucapkan selamat Ramadhan kepada umat Islam seluruh dunia (Foto: Reuters)

    JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengucapkan selamat Ramadhan kepada umat Islam di negaranya maupun seluruh dunia. Pernyataan itu disampaikan Biden melalui akun Twitter resmi Presiden AS, @POTUS.

    "Jill (Ibu Negara) dan saya berharap masyarakat Muslim di dalam negeri dan seluruh dunia mendapat keberkahan dan keberuntungan di bulan ini. Ramadan Karim," kata Biden, dalam cuitan, Kamis (23/3/2023) pagi WIB.

    Baca Juga

    Seperti presiden AS lainnya, Biden rutin menyampaikan ucapan selamat Ramadhan kepada umat Islam seluruh dunia. Meski demikian ucapan tahun ini tak sepanjang tahun lalu.

    Saat itu Biden mengatakan Bulan Suci merupakan waktu yang tepat untuk merefleksi dan menumbuhkan jiwa spiritual. 

    Baca Juga

    "Jill dan Saya menyampaikan harapan terbaik kepada masyarakat Muslim di sini, di Amerika Serikat, dan seluruh dunia pada awal Ramadan yang penuh keberkahan," katanya, saat itu. 

    “Umat secara bersama-sama mempraktikkan pemaafan dan kesabaran, menunjukkan kasih sayang dan kemurahan hati kepada mereka yang membutuhkan, memberi, serta untuk mensyukuri anugerah kehidupan yang besar bersama orang-orang tercinta,” ujarnya, lagi. 

    Baca Juga

    Bukan hanya itu Biden mengajak umat Islam untuk menunjukkan solidaritas kepada mereka yang mengalami penderitaan di seluruh dunia, penganiayaan, serta kesulitan hidup seraya mengutip ayat Alquran Surat Al Zalzalah Ayat 7, "Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat atom (zarrah) niscaya dia akan melihat balasannya."

    Belum cukup, politikus Partai Demokrat itu juga menyinggung pelanggaran HAM terhadap umat Islam di dunia, termasuk yang menimpa etnis Uighur di China, Rohingya di Myanmar, serta kelompok Muslim lainnya. 

    Editor : Anton Suhartono

    Follow Berita iNews di Google News

    Komentar
    Additional JS