0
News
    Home Featured MUI Pilihan

    Tim Forensik Tunggu Hasil Uji Lab untuk Ungkap Penyebab Kematian Pelaku Penembakan di MUI - Beritasatu

    4 min read

     

    Tim Forensik Tunggu Hasil Uji Lab untuk Ungkap Penyebab Kematian Pelaku Penembakan di MUI

    Rabu, 3 Mei 2023 | 16:19 WIB
    Steve Yanto / CAH
    Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto menjelaskan soal autopsi dan uji lab pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).
    Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto menjelaskan soal autopsi dan uji lab pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). (Beritasatu.com/Steve Yanto)

    Jakarta, Beritasatu.com - Tim Forensik RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur telah selesai melakukan autopsi dilanjutkan dengan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kematian Mustopa (60), pelaku penembakan di kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI).

    Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto mengatakan pihaknya melakukan uji laboratorium patologi anatomi sebagai pemeriksaan lebih lanjut setelah proses autopsi selesai.

    "Kemarin sudah (selesai) kita lakukan autopsi. Kita masih perlu pendalaman untuk pemeriksaan laboratorium dari organ-organ dalam," ujar Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Rabu (3/5/2023).

    Advertisement

    Uji laboratorium patologi anatomi dilakukan dengan mengambil sampel organ jantung dan paru yang dapat menjelaskan penyebab kematian seseorang secara medis. Hasil uji laboratorium patologi anatomi akan diserahkan berikut hasil autopsi berupa dokumen Visum et Repertum ke penyidik menangani perkara penembakan.

    "Jadi saat kejadian kan si pelaku menembakkan diketahui orang banyak. Kemudian lari, lalu pingsan. Artinya sejak dia menembak sampai jatuh ini kenapa penyebabnya," ujarnya.

    Sebelumnya ada dugaan Mustopa meninggal akibat asma karena penyidik saat memeriksa tas pelaku menemukan obat-obatan asma.

    "Di tas ada obat-obatan asma. Jadi patologi anatomi sebenarnya asma yang bisa membunuh itu nanti pengaruhnya ke jantung. Jadi nanti hasil pemeriksaan patologi bisa menjawab," ujarnya.

    Kepala RS Polri Kramat Jati Brigjen Hariyanto juga menyampaikan jenazah Mustopa yang kini berada di ruang Instalasi Forensik sudah dapat diambil pihak keluarga karena proses autopsi sudah usai.

    "Sudah selesai pemeriksaannya, secara fisik sudah selesai tinggal nunggu hasil PA (uji laboratorium patologi anatomi)-nya," kata Hariyanto di RS Polri Kramat Jati, Rabu (3/5/2023).

    Namun dalam proses pengambilan jenazah ini pihak keluarga harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari penyidik yang menangani perkara penembakan di kantor MUI.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Bagikan

    BERITA TERKAIT

    Pelaku Penembakan di Kantor MUI Pernah Lakukan Perusakan Kantor DPRD Lampung

    Pelaku Penembakan di Kantor MUI Pernah Lakukan Perusakan Kantor DPRD Lampung

    NUSANTARA
    Pelaku Penembakan di Kantor MUI Miliki Riwayat Sakit Jantung dan Asma

    Pelaku Penembakan di Kantor MUI Miliki Riwayat Sakit Jantung dan Asma

    MEGAPOLITAN
    Tidak Ada Luka Kekerasan di Tubuh Pelaku Penembakan Kantor MUI

    Tidak Ada Luka Kekerasan di Tubuh Pelaku Penembakan Kantor MUI

    MEGAPOLITAN
    Penembakan Kantor MUI, Sejumlah Barang Bukti Termasuk Pistol Diamankan

    Penembakan Kantor MUI, Sejumlah Barang Bukti Termasuk Pistol Diamankan

    MEGAPOLITAN
    PP Pemuda Katolik Minta Usut Tuntas Motif Aksi Penembakan di MUI Pusat

    PP Pemuda Katolik Minta Usut Tuntas Motif Aksi Penembakan di MUI Pusat

    MEGAPOLITAN
    Tengah Bekerja di Sawah, Wanita di Pariaman Tewas Ditembak Mantan Kekasih

    Tengah Bekerja di Sawah, Wanita di Pariaman Tewas Ditembak Mantan Kekasih

    NUSANTARA
    Komentar
    Additional JS