0
News
    Home Featured Makassar Pilihan Unjuk Rasa Mahasiswa Papua

    Unjuk Rasa Mahasiswa Papua Ricuh di Makassar, Polisi: Disusupi Kelompok Anarko - Beritasatu

    6 min read

     

    Unjuk Rasa Mahasiswa Papua Ricuh di Makassar, Polisi: Disusupi Kelompok Anarko

    Senin, 1 Mei 2023 | 17:57 WIB
    Irfandi Ahmad Nasir / LES
    Aksi unjuk rasa mahasiswa Papua yang berakhir dengan kericuhan di Makassar.
    Aksi unjuk rasa mahasiswa Papua yang berakhir dengan kericuhan di Makassar. (Beritasatu)

    Makassar, Beritasatu.com – Aksi unjuk rasa memperingati hari Buruh Internasional yang digelar sekelompok mahasiswa Papua di Makassar, Sulawesi selatan, Senin (1/5/2023) sore berlangsung ricuh.

    Aksi mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Demokratik dilakukan di bawah Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan.

    Massa aksi sempat terlibat aksi saling dorong hingga ke Jalan Andi Pangerang Pettarani dengan petugas kepolisian saat menggelar aksi unjuk rasa. Sebagian polisi yang berada di lokasi juga terus berusaha melakukan pengamanan agar tidak terjadi kemacetan arus lalulintas.

    Sebanyak lima orang diduga anggota kelompok Anarko yang menyusup ke dalam pengunjuk rasa mahasiswa Papua diamankan petugas karena diduga kuat sebagai provokator.

    Advertisement

    Hingga akhirnya petugas mengevakuasi para massa aksi mahasiswa Papua naik ke mobil truk polisi.

    Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Mokhamad Ngajib mengatakan pembubaran secara persuasif dilakukan karena massa aksi tidak menyampaikan pemberitahuan untuk melakukan aksi.

    "Mereka turun ke lapangan tidak ada pemberitahuan. Sehingga kita punya kewenangan untuk melakukan pembubaran. Tapi bisa kita lihat langsung bahwa pembubaran yang kita lakukan secara persuasif. Kita kasi naik truk," tuturnya.

    Ngajib mengatakan sebanyak lima orang diduga kelompok Anarko diamankan.

    "Ada beberapa yang kita ambil bukan dari kelompoknya mereka. Ini jelas-jelas ada beberapa anarko. Itulah yang kita ambil, kita amankan," jelasnya.

    Terkait beberapa orang yang diamankan, lanjut Ngajib, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemeriksaan.

    "Tentunya kalau ada pidananya langsung kita tindak tegas terhadap anarko itu. Kita amankan saja ada beberapa orang tadi yang patut kita duga mereka anarko karena bukan termasuk dalam kelompok saudara-saudara kita dari Papua," tegasnya.

    Saksikan live streaming program-program BTV di sini

    Bagikan

    Ganjar Pranowo di Car Free Day GBK

    BERITA TERKINI

    Polda Bali Bongkar Perdagangan Daging Penyu Hijau

    Polda Bali Bongkar Perdagangan Daging Penyu Hijau

    NUSANTARA 8 menit yang lalu
    Laba Energi Mega Persada Naik 70,12 Persen di Tengah Penurunan Produksi

    Laba Energi Mega Persada Naik 70,12 Persen di Tengah Penurunan Produksi

    EKONOMI 9 menit yang lalu
    Cerita Fahri Terjebak di Sudan hingga Dievakuasi ke Indonesia

    Cerita Fahri Terjebak di Sudan hingga Dievakuasi ke Indonesia

    NUSANTARA 10 menit yang lalu
    Kasus Penistaan Agama, Lina Mukherjee Besok Diperiksa di Polda Sumsel

    Kasus Penistaan Agama, Lina Mukherjee Besok Diperiksa di Polda Sumsel

    LIFESTYLE 23 menit yang lalu
    Kuartal I 2023, Adira Finance Cetak Laba Bersih Rp 417,04 M

    Kuartal I 2023, Adira Finance Cetak Laba Bersih Rp 417,04 M

    EKONOMI 25 menit yang lalu
    Peringati May Day, Ribuan Buruh di Jatim Tolak UU Cipta Kerja

    Peringati May Day, Ribuan Buruh di Jatim Tolak UU Cipta Kerja

    NUSANTARA 34 menit yang lalu
    Dua Warga Sipil Tewas Mengenaskan di Yahukimo, Diduga Ulah KKB

    Dua Warga Sipil Tewas Mengenaskan di Yahukimo, Diduga Ulah KKB

    NUSANTARA 40 menit yang lalu
    Bertemu Prabowo, Wiranto Serahkan Pengikutnya Gabung Gerindra

    Bertemu Prabowo, Wiranto Serahkan Pengikutnya Gabung Gerindra

    BERSATU KAWAL PEMILU 42 menit yang lalu
    Penumpang Angkutan Lebaran 2023 di Bandara Soetta Tembus 3 Juta Orang

    Penumpang Angkutan Lebaran 2023 di Bandara Soetta Tembus 3 Juta Orang

    EKONOMI 45 menit yang lalu
    Fitri Salhuteru Enggan Campuri Konflik Nikita Mirzani

    Fitri Salhuteru Enggan Campuri Konflik Nikita Mirzani

    LIFESTYLE 46 menit yang lalu
    Infografik TextInfografik Penyelenggaraan Sidang Isbat 1 Syawal 1444 H
    B-FILES
    Perlu Terobosan Hukum Bongkar Transaksi Rp 189 T di Kemenkeu

    Perlu Terobosan Hukum Bongkar Transaksi Rp 189 T di Kemenkeu

    Komentar
    Additional JS