0
News
    Home Featured KPK Pilihan

    Undang 3 Capres pada 17 Januari, KPK: Tidak Ada Debat - Beritasatu

    1 min read

    Undang 3 Capres pada 17 Januari, KPK: Tidak Ada Debat

    Jumat, 12 Januari 2024 | 21:04 WIB
    MR
    R
    Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan) menyampaikan pendapat disaksikan capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo saat adu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024.
    Capres nomor urut satu Anies Baswedan (kanan) menyampaikan pendapat disaksikan capres nomor urut dua Prabowo Subianto (kiri), dan capres nomor urut tiga Ganjar Pranowo saat adu gagasan dalam debat ketiga Pilpres 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu, 7 Januari 2024. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

    Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang tiga calon presiden (capres) di Pilpres 2024, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, serta Anies Baswedan untuk hadir dalam agenda bertajuk "Penguatan Antikorupsi untuk Penyelenggara Berintegritas (Paku Integritas)." KPK menekankan, dalam agenda tersebut ketiga pasangan calon (paslon) tidak akan berdebat satu sama lain terkait masalah korupsi.

    ADVERTISEMENT

    Mereka akan datang ke agenda tersebut bersama calon wakil presiden (cawapres) mereka masing-masing. Agenda tersebut dijadwalkan digelar di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (17/1/2024).

    "Muatannya bukan mengajak capres cawapres untuk memperdebatkan tentang program pemberantasan korupsi, tetapi kami hanya ingin menyampaikan peta potensi, tantangan, dan hambatan pemberantasan korupsi," kata Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (12/1/2024).

    Dengan agenda ini, Ghufron berharap paslon terpilih saat Pilpres 2024 dapat menjadi sosok yang handal dalam memimpin upaya pemberantasan korupsi. Sedangkan pada saat agenda, ketiga paslon dapat menjelaskan lebih detail terkait langkah teknis yang akan mereka lakukan untuk memberantas korupsi ketika terpilih.

    ADVERTISEMENT

    "Capres-cawapresnya itu memberikan ya minimal rencana yang strategis, langkah-langkah yang operasional, yang lebih teknis dari sekadar yang telah dijanjikan pada forum-forum sebelumnya," imbuh Ghufron.

    Di lain sisi, KPK akan membeberkan soal dinamika apa saja yang mesti dihadapi untuk memberantas korupsi di Indonesia. Hal itu supaya para paslon dapat memperoleh gambaran yang jelas mengenai masalah korupsi di dalam negeri.

    "Kami ingin memaparkan realitanya dulu. Tentang SPI (survei penilaian integritas), tentang IPAK (indeks perilaku anti-korupsi), tentang IPK (indeks persepsi korupsi), tentang struktur yang banyak pemberantasan korupsinya, pencegahannya, itu kemudian perlu dirijen yang memimpin Indonesia dalam pemberantasan korupsi," tutur Ghufron.

    Menurut Ghufron, cita-cita untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur baru bisa tercapai jika sudah terbebas dari praktik korupsi. Lewat agenda 17 Januari itu, KPK ingin agar para paslon menegaskan komitmennya mendukung pemberantasan korupsi.

    "Itu forum yang akan kami lakukan pada tanggal 17 Januari yang akan datang. Jadi forumnya ada 2 hal sebenarnya, bagaimana rencana strategisnya dan pakta komitmen untuk pemberantasan korupsi. Itu yang perlu kami klarifikasi, jadi tidak ada debat ya," pungkasnya.

    Komentar
    Additional JS