Lalin Tol MBZ Padat di Hari H Lebaran, Buka Tutup Diterapkan - Opsiin

Informasi Pilihanku

demo-image

Post Top Ad

demo-image

Lalin Tol MBZ Padat di Hari H Lebaran, Buka Tutup Diterapkan

Share This
Responsive Ads Here

 

Lalin Tol MBZ Padat di Hari H Lebaran, Buka Tutup Diterapkan


tol-mbz_169
Jakarta 

-

Rekayasa buka tutup diberlakukan di Jalan Tol Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (Tol MBZ). Penerapan buka tutup menyoal kepadatan arus lalu lintas yang terjadi saat momen Lebaran 2025 hari ini.

"Sebagai upaya mengurai kepadatan lalulintas di ruas jalan layang MBZ, atas diskresi kepolisian bersama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (PT JJC) selaku pengelola ruas jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ) kembali melakukan buka tutup pada akses masuk ruas jalan layang MBZ menuju Cikampek," kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni dalam keterangannya, Senin (31/3/2025).

Buka tutup dilakukan secara situasional dari arah Kalimalang, Jatiasih dan akses tol Jakarta-Cikampek Km 10. Sementara, pada pengendara diarahkan melalui jalan Tol Jakarta-Cikampek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melakukan buka tutup secara situasional yaitu akses masuk dari Kalimalang Tol JORR E Km 46+200, Akses Jatiasih Tol JORR E Km 45+200 dan Akses Tol Jakarta-Cikampek Km 10 Arah Cikampek. Karena adanya kepadatan lalu lintas pada pertemuan off ramp ruas jalan layang MBZ dan ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting pada Km 48," jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memprediksi masih ada lonjakan arus mudik pada hari Lebaran hari ini. Arus mudik diprediksi terjadi saat sebagian warga melaksanakan halalbihalal.

"Biasanya ini juga akan ada lonjakan pas kegiatan halalbihalal, akan terjadi lonjakan baik di hari H, H+1 ini biasanya masih ada," kata Jenderal Sigit kepada wartawan seusai pengecekan via video conference di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (30/3).

Jenderal Sigit meminta jajaran Polri untuk bersiap dan waspada menyambut lonjakan arus mudik berikutnya. Dia mengingatkan kebijakan rekayasa lalu lintas dalam mengurai kepadatan tetap disiagakan.

"Oleh karena itu saya minta untuk seluruh jajaran juga tetap waspada dan mempersiapkan berbagai macam alternatif rekayasa, baik mulai dari contraflow, one way lokal maupun one way nasional. Walaupun hari ini kita sudah menetapkan untuk one way kembali ke normal," jelas dia.

Kapolri mengatakan masih ada 20 persen masyarakat yang diprediksi akan meninggalkan Jabodetabek di periode Lebaran tahun ini. Jenderal Sigit meminta angka tersebut untuk diantisipasi.

"Dari prediksi 2,1 juta masyarakat yang akan mudik saat ini masih tersisa 20 persen," ucapnya.

(wnv/maa)

Comment Using!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Post Bottom Ad

Pages