0
News
    Home Dunia Internasional Featured NATO Rusia Spesial

    Bos NATO: Kita Target Rusia Berikutnya, Perang di Depan Pintu! - Sindo news

    2 min read

     

    Bos NATO: Kita Target Rusia Berikutnya, Perang di Depan Pintu!

    Jum'at, 12 Desember 2025 - 10:58 WIB

    Sekjen NATO Mark Rutte sebut aliansi yang dia pimpin menjadi target perang Rusia berikutnya. Foto/MSC
    A
    A
    A
    BERLIN - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengatakan bahwa negara-negara anggota aliansi harus meningkatkan upaya pertahanannya untuk mencegah perang yang dilancarkan oleh Rusia. Bos sekutu itu secara terbuka menyatakan NATO adalah target Moskow berikutnya.

    "Kita adalah target Rusia berikutnya. Saya khawatir terlalu banyak yang diam-diam merasa puas. Terlalu banyak yang tidak merasakan urgensi. Dan terlalu banyak yang percaya bahwa waktu ada di pihak kita. Itu tidak benar. Waktu untuk bertindak adalah sekarang," kata Rutte dalam pidatonya hari Kamis di acara "MSC in Berlin" yang diselenggarakan oleh Konferensi Keamanan Munich.

    Baca Juga: Rusia-NATO Berseteru, AS Jual 3.414 Bom Raksasa Rp44 Triliun ke Kanada

    "Konflik ada di depan pintu kita. Rusia telah membawa perang kembali ke Eropa. Dan kita harus siap," ujarnya, seperti dikutip Forces News, Jumat (12/12/2025).

    Mantan perdana menteri Belanda mengatakan bahwa Kremlin mungkin siap menggunakan kekuatan militer terhadap NATO dalam waktu lima tahun.

    Ketika bos NATO itu berada di Berlin, Angkatan Laut Kerajaan Inggris melacak kapal selam Rusia melintasi Selat Inggris.

    Helikopter Merlin khusus dari Skuadron Udara Angkatan Laut 814 dan kapal tanker RFA Tidesurge mengikuti kapal selam kelas Kilo Rusia; Krasnodar, dan kapal tunda pendampingnya; Altay, saat keduanya berlayar ke barat dari Laut Utara menuju Selat Inggris.

    Ini terjadi ketika pemerintah Inggris mengeklaim telah melihat peningkatan 30% dalam jumlah kapal Moskow yang mengancam perairan Inggris dalam dua tahun terakhir.

    "Tidak ada yang seperti kapal selam Rusia untuk memfokuskan pikiran setiap pelaut," kata Kapten James Allen, Komandan RFA Tidesurge.

    "Kami bekerja sama sebagai demonstrasi kehadiran dan pencegahan saat kami melintasi dari Laut Utara ke Selat Inggris," ujarnya.

    Angkatan Laut Kerajaan Inggris terus melacak Krasnodar dan Altay hingga Rusia mencapai barat laut Prancis, dekat pulau Ushant, sebelum menyerahkan tugas pengawasan kepada sekutu NATO yang tidak disebutkan namanya.

    "Mempertahankan kehadiran yang nyata dan pengawasan terus-menerus terhadap kapal-kapal Rusia di perairan Inggris sangat penting untuk keamanan nasional," kata Letnan Komandan David Emergy, Komandan Penerbangan Atlantik Skuadron Udara Angkatan Laut 814.

    "Fleksibilitas dan profesionalisme awak RFA Tidesurge memungkinkan kami untuk memproyeksikan helikopter kami ke mana pun, siang atau malam, di lingkungan maritim."

    Awal bulan ini, Inggris dan Norwegia menandatangani perjanjian pertahanan utama, Perjanjian Lunna House, yang akan membuat mereka beroperasi bersama untuk melawan ancaman bawah laut Rusia.

    Setelah pengumuman kesepakatan antara London dan Oslo, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan Inggris akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk menjaga keamanan negara dalam menghadapi ancaman yang semakin intensif dari Rusia.
    (mas)
    Komentar
    Additional JS