0
News
    Home Featured OPM Spesial TNI

    Kuasai Markas OPM, TNI Selidiki Temuan Senjata Organik hingga Dokumen Permintaan Dana untuk Kades - Tribun-papua

    4 min read

     

    Kuasai Markas OPM, TNI Selidiki Temuan Senjata Organik hingga Dokumen Permintaan Dana untuk Kades - Tribun-papua.com

    TNI KUASAI MARKAS OPM - Dansatgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono. TNI selidiki temuan senjata organik dan dokumen berisi permintaan bantuan dana terhadap Kades saat gerebek markas OPM. 
    Ringkasan Berita:
    • Satgas TNI Koops Habema menguasai tiga markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten YahukimoPapua Pegunungan, Sabtu (13/12/2025).
    • Tiga markas yang kini dikuasai TNI merupakan basis aktivitas OPM Kodap XVI Yahukimo.
    • TNI selidiki temuan senjata organik dan dokumen berisi permintaan bantuan dana terhadap Kades saat gerebek markas OPM.


    TRIBUN-PAPUA.COM
     - Aparat keamanan berhasil menguasai tiga markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Distrik Dekai, Kabupaten YahukimoPapua Pegunungan.

    Operasi penindakan kelompok bersenjata OPM tersebut dilakukan oleh Satgas TNI Koops Habema Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III pada Sabtu (13/12/2025).

    Tiga markas yang kini dikuasai TNI merupakan basis aktivitas OPM Kodap XVI Yahukimo.

    Dalam operasi tersebut, TNI menemukan dan menyita sejumlah barang bukti.

    Di antaranya adalah senjata organik dan beberapa senjata rakitan laras panjang, amunisi berbagai kaliber, alat komunikasi, perlengkapan optik, senjata tajam, atribut bercorak bendera bintang kejora, dokumen, logistik hingga uang tunai jutaan rupiah.

    Pihak TNI mengatakan bakal menyelidiki kepemilikan senjata organik hingga dokumen berisi permintaan bantuan dana terhadap Kepala Desa.

    "Kita masih selidiki itu organik dari satuan mana? Apakah perampasan atau dugaan lain. Ada juga dokumen seperti permintaan dana, kita selidiki bagaimanan intervensinya," kata Dansatgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono seperti dikutip dari Kompas.com.

    Diketahui, senjata organik adalah senjata api standar yang secara resmi digunakan oleh lembaga negara seperti TNI dan Polri untuk tugas operasional.

    Sementara itu, Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Lucky Avianto mengklaim tak ada korban jiwa dalam operasi ini.

    Ia mengatakan bahwa penindakan tersebut bagian dari upaya negara dalam menjaga stabilitas keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman kelompok bersenjata OPM.

    Aparat keamanan TNI-Polri terus melakukan operasi penegakan hukum terhadap OPM atau Kelompok Kriminal Bersenjta (KKB) di wilayah Yahukimo.

    Sebelumnya, aparat menangkap anggota KKB Kodap XVI Yahukimo, Batalyon Sisibia, bernama Iron Heluka pada 28 November 2025.

    Pada 6 November 2025, Satgas Operasi Damai Cartenz menembak mati Komandan Batalion Semut Merah KKB Kodap Yahukimo, Lipet Sobolim. (*)

    Tags
    Komentar
    Additional JS