0
News
    Home Bencana Featured Lintas Peristiwa LPG Pertamina Spesial

    Pertamina Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Gunakan Metode Sling Load, - SindoNews

    3 min read

     

    Pertamina Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Gunakan Metode Sling Load

    Rabu, 10 Desember 2025 - 19:32 WIB

    Pertamina menggunakan metode pengiriman sling load atau menggantungkan barang dengan kabel melalui helikopter guna mempercepat penyaluran LPG. FOTO/dok.SindoNews
    A
    A
    A
    JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengambil langkah luar biasa dalam upaya menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat Bener Meriah, Aceh, yang akses daratnya terputus akibat bencana alam. Untuk pertama kalinya, Pertamina menggunakan metode pengiriman sling load atau menggantungkan barang dengan kabel melalui helikopter guna mempercepat penyaluran LPG.

    Pengiriman darurat ini merupakan bentuk nyata komitmen Pertamina agar bantuan energi dapat segera sampai kepada masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Sebanyak 72 tabung Bright Gas 12 kg berhasil diangkut dalam operasi yang membutuhkan prosedur keselamatan yang sangat ketat.

    Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada TNI, BNPB, Polri, dan instansi terkait, serta kepada para Perwira Pertamina. "Kita telah menyerahkan bantuan kepada 164 posko dan membantu ketersediaan energi di 111 dapur umum, selain itu juga mendorong BBM, mendorong avtur, BBM untuk alat berat, agar supaya alat berat dapat berfungsi. Dengan demikian, dapat mempercepat pembangunan akses jalan yang terputus, sehingga semua wilayah dapat tersambung dan penyaluran logistik, kebutuhan-kebutuhan lainnya dapat lebih lancar," ujarnya melalui keterangan resmi, Rabu (10/12/2025).

    Baca Juga: Percepat Pemulihan Distribusi Energi di Aceh, Dirut Pertamina Lakukan Peninjauan

    Simon Aloysius Mantiri, didampingi Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyaksikan langsung proses pengiriman perdana LPG menggunakan sling load dari Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe.

    "Di Lhoksumawe kita menyaksikan Perwira Pertamina Patra Niaga memastikan bahwa energi tetap tersalurkan dan sampai ke saudara-saudara kita di Bener Meriah secepat dan seaman mungkin, apa pun tantangannya termasuk menggunakan helikopter dengan metode sling load pengiriman LPG," tegasnya.

    Langkah sinergi strategis dan gerak cepat ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat Rapat Terbatas di Banda Aceh pada Minggu, 7 Desember 2025.

    Sementara itu, Dirut Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menekankan pentingnya kolaborasi dalam operasi kemanusiaan ini. "Di lapangan, kami tidak bekerja sendiri. Upaya mempercepat distribusi LPG ke Bener Meriah ini bisa terjadi karena gotong royong dan koordinasi yang kuat dengan BNPB, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait, sehingga masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya,” ujarnya.

    Pertamina Pasok LPG ke Daerah Bener Meriah Gunakan Metode Sling Load


    Untuk memastikan keamanan metode sling load, seluruh tahapan telah melalui pengecekan dan prosedur keselamatan yang ketat. Pengamanan, palet penyangga plastik, dan safety net pada barang yang digantung telah diverifikasi.

    Prosedur keselamatan yang diterapkan mencakup pengaturan batas ketinggian terbang helikopter, panjang kabel sling, hingga penyusunan tabung LPG agar bantuan energi tiba dengan cepat namun aman bagi seluruh tim dan masyarakat.

    Baca Juga: Pom Bensin Berjalan Pertamina Layani Kebutuhan BBM di Aceh Tamiang

    Pengiriman dilakukan menggunakan helikopter Sikorsky S-61A yang lepas landas dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh. Heli tiba di Bandara Malikussaleh dan langsung mengangkat paket pertama tanpa mendarat demi menghemat waktu tempuh menuju Bandara Rembele, Bener Meriah.

    Proses pengiriman berjalan cepat dan tanpa jeda panjang. Usai mengantarkan paket pertama, heli kembali ke Malikussaleh untuk mengambil paket kedua, dan seterusnya paket ketiga untuk menutup rangkaian distribusi cepat melalui metode ini.

    Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth, menjelaskan total 72 tabung Bright Gas 12 kg tersebut dikemas dalam tiga paket pengiriman. Setiap kemasan berisi 24 tabung yang siap didistribusikan untuk kebutuhan memasak dapur umum, posko pengungsian, dan warga di lokasi terdampak.

    “Setiap pengiriman tabung LPG disusun tegak atau vertikal dengan valve menghadap ke atas dan di atas palet yang dilengkapi cargo net agar stabil saat handling dan landing. Pengiriman dengan metode sling load ini telah kami koordinasikan dan dianalisa oleh BNPB dan HSE Pertamina tingkat keamanannya," jelas Roberth.

    Pertamina telah melakukan pengiriman BBM maupun LPG melalui berbagai moda udara sejak tanggal 3 Desember, seperti pesawat perintis dan pesawat Hercules, namun penggunaan helikopter dengan metode sling load baru kali ini dilakukan.

    “Kami akan melalukan segala cara termasuk dengan berbagai moda udara untuk membawa energi yang dapat menghidupkan dapur umum, menghangatkan makanan, dan membantu aktivitas kebutuhan dasar warga di tengah keterbatasan,” tutupnya.

    (nng)
    Komentar
    Additional JS