0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Spesial

    AS Bisa Menyerang Iran dalam Beberapa Pekan Mendatang - SINDOnews

    2 min read

     

    AS Bisa Menyerang Iran dalam Beberapa Pekan Mendatang

    Minggu, 11 Januari 2026 - 20:57 WIB
    AS bisa menyerang Iran dalam beberapa pekan mendatang. Foto/X
    A
    A
    A
    TEHERAN - Amerika Serikat diperkirakan akan menyerang Iran dalam beberapa pekan mendatang. Itu diungkapkan sumber yang mengetahui masalah tersebut kepada Iran International pada hari Minggu.

    Pasalnya, prediksi tersebut seiring Washington meningkatkan pengerahan militer ke Timur Tengah.

    Sumber-sumber tersebut mengatakan sejumlah besar peralatan militer telah dipindahkan ke wilayah tersebut selama pekan lalu dan pergerakan aset diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.

    Mereka menambahkan bahwa Israel hanya akan ikut serta setelah tindakan AS, dan hanya jika Republik Islam menyerang Israel atau menunjukkan tanda-tanda yang jelas bahwa mereka bermaksud untuk melakukannya.

    Sebelumnya, laporan Axios menyebutkan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan beberapa opsi untuk mendukung protes di Iran dan meningkatkan tekanan pada kepemimpinan negara tersebut.

    "Setelah hari Kamis, rezim Iran sangat prihatin dan melakukan penilaian ulang yang serius terhadap situasi tersebut," kata seorang pejabat pertahanan Israel yang mengetahui intelijen tentang Iran seperti yang dikutip dalam laporan tersebut.

    Baca Juga: 109 Polisi Iran Tewas, Rezim Khamenei Tuding Demonstran Bakar Orang

    Meskipun serangan militer AS terhadap target Iran termasuk di antara opsi yang sedang dibahas, banyak pihak dalam pemerintahan Trump percaya bahwa tindakan militer besar-besaran pada tahap ini akan melemahkan gerakan protes, menurut seorang pejabat AS.

    Opsi lain termasuk langkah-langkah yang bertujuan untuk mencegah Teheran, seperti mengumumkan bahwa kelompok serang kapal induk AS sedang menuju ke wilayah tersebut.

    Pejabat tersebut mengatakan bahwa pemerintah juga mempertimbangkan serangan siber dan operasi informasi yang menargetkan pemerintah Iran.

    Para pejabat Israel dan AS juga mengatakan kepada Axios bahwa mereka percaya jumlah korban tewas sebenarnya kemungkinan beberapa kali lebih tinggi daripada 116 yang dilaporkan pada hari Sabtu oleh Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia (HRANA).
    (ahm)
    Komentar
    Additional JS