Israel Terus Khianati Gencatan Senjata dengan Hamas, ini Daftar Pelanggaran Terbarunya di Gaza / Merdeka
Israel Terus Khianati Gencatan Senjata dengan Hamas, ini Daftar Pelanggaran Terbarunya di Gaza
Pada Minggu, sedikitnya tiga warga Palestina dilaporkan wafat dalam serangan terpisah Israel di Khan Younis, Gaza selatan.

Militer Israel dilaporkan kembali melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah wilayah di Jalur Gaza yang berada di luar kendali militernya secara langsung. Serangan tersebut terus berlangsung meskipun sebelumnya telah disepakati gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dimediasi Amerika Serikat pada Oktober lalu.
Pada Minggu, sedikitnya tiga warga Palestina dilaporkan wafat dalam serangan terpisah Israel di Khan Younis, Gaza selatan. Sumber medis menyampaikan kepada Al Jazeera bahwa korban mencakup seorang anak laki-laki berusia 15 tahun, seorang nelayan, serta seorang pria lain yang ditembak mati di wilayah timur Khan Younis.
Di wilayah tengah Gaza yang masih berada dalam kondisi terkepung, tembakan pasukan Israel juga dilaporkan melukai sejumlah warga di kawasan timur kamp pengungsi Bureij. Demikian dikutip dari Al Jazeera, Senin (5/1/2026).
Tentara Israel Terus Menghancurkan Rumah Warga di Gaza Utara
Sementara itu, di bagian utara Jalur Gaza, pasukan Israel terus melakukan penghancuran rumah-rumah warga dan infrastruktur sipil. Di Kota Gaza, lingkungan Tuffah yang sebagian besar telah hancur kembali menjadi sasaran operasi militer.
Militer Israel mengonfirmasi telah menghancurkan lebih banyak infrastruktur di Gaza utara. Namun, mereka mengklaim bahwa sasaran serangan tersebut adalah “infrastruktur teroris di atas dan di bawah tanah”, termasuk jaringan terowongan di wilayah Beit Lahiya.
Drone Isrel Terus Jatuhkan Bom di Gaza Timur
Selain serangan darat dan artileri, pesawat nirawak Israel dilaporkan menjatuhkan bahan peledak ke sejumlah rumah di Gaza timur. Wilayah Shujayea dan Zeitoun di Kota Gaza—yang selama lebih dari dua tahun perang genosida Israel telah berulang kali diserang—kembali digempur tembakan artileri.
Berdasarkan data terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, jumlah korban jiwa warga Palestina sejak perang dimulai pada Oktober 2023 telah mencapai sedikitnya 71.386 orang, dengan 171.264 lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sedikitnya 420 orang dilaporkan tewas sejak kesepakatan gencatan senjata ditandatangani kurang dari tiga bulan lalu.
Israel Terus Batasi Masuknya Bantuan Internasional ke Gaza
Di tengah eskalasi serangan, militer Israel juga terus membatasi masuknya sebagian besar bantuan kemanusiaan internasional yang menumpuk di perbatasan Gaza. Meski demikian, otoritas Israel tetap menyatakan tidak terjadi kekurangan bantuan, bertentangan dengan kesaksian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah organisasi kemanusiaan yang bekerja di lapangan.
Pemerintah Israel juga telah melarang beberapa organisasi bantuan internasional terkemuka untuk beroperasi di Gaza, termasuk Dokter Tanpa Batas (MSF) dan Dewan Pengungsi Norwegia, sehingga semakin memperburuk kondisi kemanusiaan di wilayah tersebut.
MELEDAK Amarah Prof Mahfud Sampai Geruduk MK Tahu Ada Hakim Konstitusi Dizalami!