Kebanjiran, Petani Bawang Merah di Wedarijaksa Panen Dini - RRI
Kebanjiran, Petani Bawang Merah di Wedarijaksa Panen Dini
RRI.CO.ID, Pati : Banjir yang menerjang area pertanian bwang merah di Desa Ngurenrejo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, memaksa para petani mengambil keputusan pahit. Petani terpaksa memanen bawang merah lebih cepat dari seharusnya.
Tanaman yang idealnya baru bisa dipanen 2 hingga 7 hari lagi, kini terpaksa dipetik di usia muda 45 hingga 50 hari. Menurut petani bawang merah, Sutiono, petik lebih dini ini untuk menyelamatkan dari kebusukan, akibat banjir hingga setinggi 1 meter.
"Cukup kesulitan memanen bawang merah yang terendam, ketinggian air cukup dalam, medan licin, dan hujan terus. Kami terpaksa memanen pakai terpal karena lebih cepat, kalau dipanggul butuh waktu lama," ujar Sutiono, Rabu, 14 Januari 2026.
Perwakilan Kelompok Tani Gangsar Tani, Warsito mengatakan, banjir ini tentu saja akan menurunkan harga jual di bawah normal, yakni Rp28 ribu/Kg. Dengan kondisi seperti ini, kerugian ganda ini menjadi beban berat bagi petani.
"Kami berusaha menyelamatkan tanaman yang terendam agar masih ada hasil penjualan, meski sedikit. Beban operasional juga bertambah,” jelas Warsito.
Harapan petani kini tertumpu pada surutnya banjir, serta dukungan nyata dari pemerintah untuk pemulihan. Dengan demikian, petani dapat kembali bercocok tanam dan memulihkan kerugian yang diderita. (APB)