0
News
    Home Bencana Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial Sumatera

    Pemerintah Sebut Jalan Nasional Pascabencana Sumatera Sudah Pulih 100% - Viva

    6 min read

     

    Pemerintah Sebut Jalan Nasional Pascabencana Sumatera Sudah Pulih 100%

    Jakarta, VIVA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan seluruh ruas jalan nasional di wilayah terdampak bencana Sumatera telah pulih 100 persen. Namun, pemulihan jalan daerah rata-rata telah mencapai sekitar 90 persen.

    Waka Komisi VI DPR: RDMP Balikpapan Harus Dirancang untuk Kepentingan Negara

    Hal tersebut disampaikan Dody dalam rapat koordinasi Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera bersama kementerian dan lembaga terkait di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin, 26 Januari 2026.

    “Jalan nasional kita memang paksakan bisa fungsional 100 persen secepat-cepatnya. Dan alhamdulillah, terakhir itu di 30 Desember 2025, semua jalan nasional itu bisa fungsional. Memang, memang yang kita kejar hari ini, kemarin itu adalah fungsionalnya dulu. Agar logistik itu bisa, bisa lancar,” ucap Dody.

    Danantara Ambil Alih Perusahaan yang Izinnya Dicabut, Istana Ungkap Alasannya

    Prabowo Tinjau Jembatan Bailey di Tapanuli Selatan

    Photo :
    • Biro Pers Sekretariat Presiden

    Meski demikian, ia menyebut masih terdapat satu ruas jalan nasional yang membutuhkan penanganan lanjutan, yakni ruas Tarutung–Sibolga di Sumatera Utara, yang hingga kini masih dalam status tanggap darurat.

    Dijamin Layak Huni, Huntara di Aceh Timur Rampung dan Jembatan Mulai Dibangun

    “Untuk ruas jalan nasional sendiri, sampai detik ini yang masih kita harus berjuang adalah satu ruas di Sumut. Tarutung - Sibolga. Itu memang sekarang sudah sebetulnya masih tanggap darurat,” katanya.

    Di sisi lain, pemerintah telah membangun sejumlah jembatan fungsional saat fase tanggap darurat. Kini, pemerintah telah membangun jembatan secara permanen. 

    Langkah itu diambil karena jembatan sementara hanya mampu menahan beban 10 hingga 20 ton, sementara sebelumnya jalur tersebut merupakan akses logistik nasional dengan kapasitas kendaraan berat.

    “Nah itu, dengan, dengan jembatan-jembatan fungsional yang maksimum hanya bisa dilalui 10 sampai 20 ton, kami sering dikomplain. Pak, tim Bapak juga sering komplain ke kami, kapan ini dibuat permanennya,” kata Dody.

    Sementara, kondisi jalan di daerah sebagian besar sudah kembali berfungsi meski masih terdapat ruas-ruas di wilayah pedalaman yang mengalami kerusakan berat, bahkan hilang akibat bencana.

    “Jadi per hari ini jalan nasional saya infokan lagi sudah 100 persen. Jalan, jalan daerah itu sudah boleh dibilang sudah 90 persen. Memang jalan-jalan yang masuk-masuk ke dalam memang masih banyak yang kurang,” katanya.

    Kemenhut Kebut Pembersihan Kayu Imbas Bencana Sumatera

    Photo :
    • Dok. Istimewa

    Selain jalan, Dody juga melaporkan jembatan nasional telah terhubung secara fungsional 100 persen. Namun, jembatan daerah baru mencapai sekitar 43 persen dan saat ini tengah dipercepat melalui pembangunan jembatan perintis, termasuk jembatan gantung di wilayah terpencil.

    “Jembatan nasional demikian juga. Jembatan nasional 100 persen sudah, sudah terhubung secara fungsional. Cuman jembatan-jembatan daerah memang baru, baru terhubung sekitar 43 persen,” ujar Dody.


    Komentar
    Additional JS