Sosial Media
powered by Surfing Waves
0
News
    Home Featured Ilmu Pengetahuan Kartasura Spesial Sukoharjo

    Penjelasan Kenapa Kartasura Masuk Wilayah Sukoharjo, Padahal Lebih Dekat dengan Solo - Tribunnews

    11 min read

     

    Penjelasan Kenapa Kartasura Masuk Wilayah Sukoharjo, Padahal Lebih Dekat dengan Solo


    Lalu, mengapa Kartasura tidak masuk wilayah administrasi Solo? Simak penjelasannya yang dikutip TribunSolo.com dari berbagai sumber.

    Penjelasan Kenapa Kartasura Masuk Wilayah Sukoharjo, Padahal Lebih Dekat dengan Solo
    Ringkasan Berita:
    • Kartasura kerap dianggap bagian dari Solo karena nama dan letaknya dekat pusat kota, padahal secara administratif merupakan kecamatan di Kabupaten Sukoharjo.
    • Faktor sejarah menjadi penentu, karena Kartasura lebih tua dari Solo dan pernah menjadi ibu kota Mataram sebelum pusat pemerintahan pindah ke Surakarta.
    • Meski strategis dan berkembang pesat sebagai pusat pendidikan serta ekonomi, batas administrasi membuat Kartasura tetap berada di wilayah Sukoharjo, bukan Kota Solo.

     

    TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, memiliki fakta unik yakni soal Kartasura.

    Ya, selam ini Kartasura dianggap unik karena memiliki nama mirip Surakarta (Solo).

    Kemiripan nama itu pun membuat banyak orang mengira Kartasura adalah bagian dari Kota Solo.

    Baca juga: Mengenal Upacara Pasang Tarub, Tradisi Jelang Pernikahan di Solo Raya yang Sarat Makna

    Padahal secara administratif, Kartasura merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, meski secara geografis letaknya justru lebih dekat dengan pusat Kota Solo.

    Untuk informasi, Tugu Kartasura berjarak 11 kilometer atau 30 menit kendaraan dari Balai Kota Solo.

    Sementara itu, Tugu Kartasura berjarak 21 kilometer atau 47 menit kendaraan dari Kantor Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.

    Nah, lantas mengapa Kartasura tidak masuk wilayah administrasi Solo? Simak penjelasannya yang dikutip TribunSolo.com dari berbagai sumber:

    Letak Geografis dan Batas Wilayah

    Secara posisi, Kartasura berada di ujung barat dan utara Kabupaten Sukoharjo.

    Di sebelah timur, wilayah ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Laweyan, Kota Solo.

    Sementara di utara berbatasan dengan Colomadu (Karanganyar), barat dengan Banyudono (Boyolali), dan selatan dengan Gatak (Sukoharjo).

    Kedekatan geografis inilah yang membuat Kartasura sering dianggap “bagian dari Solo”.

    Namun, batas wilayah administratif tidak selalu mengikuti kedekatan jarak, melainkan ditentukan oleh sejarah pemerintahan dan pembagian wilayah sejak masa kolonial hingga awal kemerdekaan.

    Baca juga: Kenapa Timlo Bisa jadi Kuliner Khas Solo? Begini Awal Mulanya

    Faktor Sejarah: Kartasura Lebih Tua dari Solo

    Ironisnya, Kartasura justru lebih tua dibanding Surakarta.

    TUGU DI KARTASURA - Tugu Kartasura yang berlokasi di Jalan Diponegoro barat No.19, Dusun I, tugu, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah
    TUGU DI KARTASURA - Tugu Kartasura yang berlokasi di Jalan Diponegoro barat No.19, Dusun I, tugu, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah (Google Street View Gmaps Tugu Kartasura)

    Pada akhir abad ke-17, Kartasura pernah menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Mataram.

    Tepatnya pada 11 September 1680, wilayah Wanakerta diresmikan menjadi Kartasura Adiningrat sebagai ibu kota kerajaan.

    Namun, setelah peristiwa Geger Pecinan sekitar tahun 1740-an, pusat pemerintahan dipindahkan ke Kampung Sala yang kemudian berkembang menjadi Kota Surakarta atau Solo.

    Sejak saat itu, Kartasura kehilangan statusnya sebagai pusat kekuasaan dan berkembang lebih lambat dibanding Solo.

    Baca juga: Kenapa Jadah dan Wajik Jadi Kuliner Wajib Prosesi Lamaran atau Nikahan di Solo? Ini Alasannya

    Ketika pembagian wilayah administratif modern dibentuk, Kartasura tidak dimasukkan ke dalam wilayah Kota Surakarta yang baru tumbuh, melainkan menjadi bagian dari Kabupaten Sukoharjo.

    Administrasi Lebih Menentukan daripada Jarak

    Meski dekat dengan Solo, secara administratif Kartasura telah lama terikat dengan Sukoharjo.

    Hal ini berbeda dengan Solo yang berstatus sebagai kota otonom dengan wilayah relatif kecil, sementara Sukoharjo berfungsi sebagai kabupaten penyangga.

    Wacana agar Kartasura bergabung dengan Solo memang kerap muncul, bahkan pernah disuarakan di media sosial dan ditanggapi langsung oleh Wali Kota Solo saat itu, Gibran Rakabuming Raka.

    Namun, perubahan batas wilayah bukan perkara sederhana karena menyangkut regulasi, persetujuan pemerintah pusat, hingga kesiapan daerah.

    Gedung UMS
    IKON KARTASURA - Gedung UMS di Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah. (TribunSolo.com / Google Street View)

    Kartasura di Masa Kini

    Saat ini, Kartasura dikenal sebagai kawasan padat dan strategis.

    Dengan populasi lebih dari 100 ribu jiwa, wilayah ini menjadi pusat pendidikan, perdagangan, dan jasa.

    ampus besar seperti Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan UIN Raden Mas Said berada di Kartasura, begitu pula rumah sakit, kawasan industri, dan pusat perbelanjaan.

    Ikon Tugu Kartasura yang berdiri di simpang empat jalur utama Solo–Yogyakarta–Semarang–Surabaya menegaskan posisi Kartasura sebagai titik simpul penting kawasan Solo Raya, meski secara administratif tetap berada di Sukoharjo.

    Jadi, Tribuners sudah paham kan sekarang?

    (*)


    Komentar
    Additional JS