0
News
    Home Berita Featured KAI Kereta Api Mudik Spesial

    Puncak Mudik Kereta 22 Maret 2026, KAI Tambah Perjalanan dan Siapkan 1,2 Juta Kursi Diskon - Kompas TV

    4 min read

     

    Puncak Mudik Kereta 22 Maret 2026, KAI Tambah Perjalanan dan Siapkan 1,2 Juta Kursi Diskon

    Stasiun Pasar Senen, Jakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 22 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 28 Maret. (Sumber: KOMPAS.com/LIDIA PRATAMA FEBRIAN)

    JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 22 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 28 Maret.

    Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan masa angkutan Lebaran 2026 akan berlangsung mulai 11 Maret hingga 4 April.

    “Puncak arus mudik diprediksi 22 Maret dan arus balik 28 Maret. Masa angkutan Lebaran dari 11 Maret sampai 4 April. Kami siapkan lebih dari 2.700 sarana dan 62 kereta tambahan per hari,” kata Bobby dalam program Mudik Outlook Kompas TV, Selasa (27/1/2026).

    Pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebelumnya, jumlah penumpang kereta api tercatat mencapai 4,2 juta orang. Sementara untuk Lebaran 2026, KAI menargetkan melayani sekitar 4,9 hingga 5,2 juta penumpang.

    Baca Juga: Cuaca Ekstrem Bayangi Mudik 2026: BMKG, Polri hingga KAI Siapkan Langkah Antisipasi

    Selain menambah perjalanan kereta, KAI juga menyiapkan sekitar 1,2 juta tempat duduk dengan tarif diskon, dengan pola yang sama seperti saat Nataru.

    “Kami juga menyiapkan kembali program angkutan motor gratis bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan,” tambahnya.

    Terkait potensi gangguan cuaca ekstrem, KAI telah memetakan sejumlah daerah rawan banjir dan longsor di jalur kereta api.

    “Kami petakan daerah rawan, angkat rel di titik banjir, dan siapkan lebih dari 1.100 petugas pemantau khusus,” ungkap Bobby.

    Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan kereta tetap aman dan gangguan bisa segera ditangani jika terjadi masalah di lintasan.

    Bobby menegaskan, dalam menghadapi angkutan Lebaran 2026, KAI memegang tiga prinsip utama, yakni keselamatan, pelayanan operasional, dan kenyamanan penumpang.

    Baca Juga: Puncak Arus Mudik Diproyeksi 22 Maret, Korlantas Siapkan Skema Pecah Arus Kendaraan

    KAI juga berharap kualitas layanan angkutan Lebaran 2026 bisa lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.

    Jika masyarakat mengalami kendala atau ingin menyampaikan keluhan, KAI telah menyiapkan berbagai kanal layanan.

    “Jika ada keluhan atau feedback, banyak channel pelayanan yang dibuka oleh KAI, melalui aplikasi KAI Access, KAI 121, hotline, dan langsung di lebih dari 600 stasiun,” pungkas Bobby.

     


    Komentar
    Additional JS