0
News
    Home Berita Featured Rocky Gerung Roy Suryo Spesial

    Rocky Gerung Diperiksa sebagai Ahli untuk Roy Suryo Cs: Enggak Ada Urusan Memberatkan, Meringankan - Kompas TV

    4 min read

     

    Rocky Gerung Diperiksa sebagai Ahli untuk Roy Suryo Cs: Enggak Ada Urusan Memberatkan, Meringankan


    Rocky Gerung saat memberikan keterangan kepada wartawan sebelum menjalani pemeriksaan sebagai ahli terkait tudingan ijazah palsu Jokowi di Polda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026). (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

    JAKARTA, KOMPAS.TV – Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (27/1/2026), untuk menjadi ahli yang diajukan tiga tersangka kasus tudingan ijazah palsu Joko Widodo (Jokowi), yaitu Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma.

    Rocky menyatakan kedatangannya ke Polda Metro Jaya tidak ada urusan dengan meringankan atau memberatkan tersangka.

    “Enggak ada urusan memberatkan (atau) meringankan, saya ingin menerangkan fungsi dari metode di dalam meneliti, di dalam mencurigai,” kata dia kepada wartawan sebelum menjalani pemeriksaan sebagai ahli, Selasa, dipantau dari Breaking News Kompas TV.

    “Mencurigai itu bagian yang paling penting dari ilmu pengetahuan, begitu,” tambahnya.

    Baca Juga: Refly Harun soal Kehadiran Rocky Gerung Jadi Ahli Kubu Roy Cs di Polda Metro Kasus Ijazah Jokowi

    Saat ditanya apakah penjelasan yang akan diberikannya kepada polisi terkait ujaran kebencian atau pencemaran nama baik, Rocky menyebut hal itu tergantung pada pertanyaan penyidik.

    “Tergantung apa yang ditanyain nanti, kalau saya fokusnya di sini nanti penyidiknya tidak fokus, ya kan,” tambahnya.

    Ketika kembali ditanya apakah ia akan fokus menjelaskan metode penelitian, Rocky membenarkan.

    “Iya pasti soal itu, karena saya ngajar metodologi bertahun-tahun, membaca bertahun-tahun soal matematik, fisika, biologi, stem cell, fungsi neurotransmitter,” jelasnya.

    Rocky juga menyampaikan pendapatnya bahwa semua orang yang melakukan penelitian pasti akan bertengkar.

    “Mana ada pidana dalam metodologi? Kuriositas manusia itu diberikan supaya timbul pertengkaran, itu intinya itu. Jadi semua orang yang meneliti pasti akan bertengkar,” imbuhnya.

    Baca Juga: [FULL] Laras Faizati Usai Divonis Bebas Bersyarat: Terima Kasih ke Rocky Gerung-Tim Reformasi Polri

     


    Komentar
    Additional JS