0
News
    Home Amerika Serikat Berita Drone Dunia Internasional Featured Konflik Rusia Ukraina Rusia Spesial Ukraina

    Rusia akan Berikan Data dari Drone Ukraina yang Serang Kediaman Putin pada AS - SINDOnews

    2 min read

     

    Rusia akan Berikan Data dari Drone Ukraina yang Serang Kediaman Putin pada AS

    Kamis, 01 Januari 2026 - 21:11 WIB

    Kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin yang menjadi sasaran serangan drone Ukraina. Foto/the moscow times
    A
    A
    A
    MOSKOW - Dinas intelijen Rusia telah mengekstrak berkas misi penerbangan dari salah satu drone yang menyerang kediaman Presiden Vladimir Putin dan akan menyerahkannya kepada rekan-rekan mereka di AS. Pernyataan itu diungkap Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia pada hari Kamis (1/1/2026).

    "Petugas dinas khusus Rusia melakukan pemeriksaan teknis khusus terhadap unit navigasi salah satu UAV Ukraina yang ditembak jatuh pada malam 29 Desember 2025 di wilayah Novgorod. Para ahli berhasil mengekstrak berkas yang berisi rencana penerbangan dari unit navigasi," bunyi pernyataan tersebut.

    Data yang telah diambil dari berkas tersebut menunjukkan salah satu fasilitas kediaman presiden Rusia adalah tujuan akhir drone tersebut, kata kementerian itu.

    "Data ini akan diserahkan kepada pihak Amerika melalui saluran yang telah ditetapkan," papar kementerian itu.

    Rezim Kiev berupaya menyerang kediaman Presiden Rusia di wilayah Novgorod, menurut Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Senin.

    "Pada malam tanggal 28 hingga 29 Desember, rezim Kiev melancarkan serangan teroris menggunakan 91 UAV jarak jauh terhadap kediaman negara Presiden Rusia di wilayah Novgorod," ungkap Lavrov kepada wartawan.

    “Semua UAV yang menyerang kediaman Presiden Rusia dihancurkan pasukan pertahanan udara, dan tidak ada laporan tentang korban jiwa,” kata Sergey Lavrov.

    Tindakan gegabah seperti itu tidak akan dibiarkan begitu saja, dan target untuk serangan balasan oleh angkatan bersenjata Rusia dan waktu pelaksanaannya telah ditentukan, tambah Lavrov.

    Rusia tidak bermaksud menarik diri dari negosiasi dengan Amerika Serikat mengenai penyelesaian perang Ukraina di tengah serangan drone Kiev terhadap kediaman presiden Rusia di wilayah Novgorod, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov pada hari Senin.

    Baca juga: Zohran Mamdani Resmi Dilantik sebagai Wali Kota New York City
    (sya)
    Lihat Juga :
    Komentar
    Additional JS