Sungai Lokop Jadi Lautan Pasir, Pariwisata Aceh Timur Terpukul - Viva
Sungai Lokop Jadi Lautan Pasir, Pariwisata Aceh Timur Terpukul
- ANTARA/HO-Disparpora Aceh Timur
Aceh Timur, VIVA – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Aceh Timur mengungkapkan banjir bandang telah mengubah wajah sejumlah destinasi wisata di daerah tersebut. Salah satunya Sungai Lokop yang sebelumnya menjadi daya tarik wisatawan, kini berubah menjadi lautan pasir akibat terjangan banjir.
Kepala Disparpora Kabupaten Aceh Timur, Syahril, mengatakan dampak banjir bandang terhadap sektor pariwisata di wilayah itu cukup luas dan signifikan.
"Berdasarkan kondisi terkini di lapangan, alur Sungai Lokop tidak lagi berada di jalur semula. Sungai yang sebelumnya menjadi destinasi wisata berubah menjadi lapangan pasir," katanya di Aceh Timur, Minggu (4/1/2026).
Ia menjelaskan, derasnya banjir bandang menyebabkan aliran Sungai Lokop berpindah hingga ke kaki gunung. Akibatnya, kawasan yang selama ini ramai dikunjungi wisatawan tidak lagi dapat difungsikan sebagai objek wisata.
Selain perubahan bentang alam, ikon wisata Sungai Lokop berupa titi gantung juga dilaporkan rusak dan hanyut terbawa arus banjir. Infrastruktur tersebut sebelumnya menjadi salah satu spot favorit pengunjung.
"Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 80 persen objek wisata di Aceh Timur terdampak dan mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, hingga berat," katanya.
Syahril menyebutkan, kerusakan paling parah terjadi pada destinasi wisata pantai dan wisata alam yang berada di daerah aliran sungai, termasuk Sungai Lokop di Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.
Menurutnya, Sungai Lokop menjadi contoh nyata perubahan bentang alam akibat bencana. Dari destinasi unggulan yang dikenal dengan air jernih dan panorama alam, kini kawasan tersebut berubah total dan membutuhkan penanganan serius untuk pemulihan.
Kerusakan berat juga terjadi di sejumlah objek wisata pantai. Di kawasan Matang Rayeuk, Kecamatan Idi Timur, hampir seluruh pondok wisata di sepanjang pantai dilaporkan rusak akibat terjangan banjir dan gelombang laut.
"Begitu juga di Pantai Leuge, selain pondok wisata yang rusak, juga terjadi abrasi besar yang mengakibatkan jalan terputus. Semua ini berdampak pada aktivitas masyarakat," katanya.
Destinasi wisata Sungai Lokop jadi lautan pasir di Aceh Timur
- ANTARA/HO-Disparpora Aceh Timur
Abrasi di kawasan Pantai Leuge dinilai cukup mengkhawatirkan karena tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga mengganggu akses masyarakat dan wisatawan. Terputusnya badan jalan turut memengaruhi aktivitas ekonomi warga sekitar.
Syahril menambahkan, kerusakan parah akibat bencana alam ini menjadi pukulan berat bagi sektor pariwisata Aceh Timur yang sebelumnya mulai menggeliat.
"Kami berharap melalui sinergi lintas sektor, objek-objek wisata yang terdampak bencana dapat kembali ditata dan bangkit, sehingga mampu menarik kembali minat wisatawan di masa mendatang," kata Syahril. (Sumber ANTARA)