Bahlil Sebut Indonesia Pasok 44% Batu Bara Dunia, tapi Harga Dikendalikan Asing - Katadata
4 min read
Kapal tongkang pengangkut batu a melintas di Sungai Mahakam, Samarinda, Kalimantan Timur, Selasa (2/12/2025). Kementerian ESDM menetapkan Harga Batu a Acuan (HBA) periode pertama Desember 2025 mayoritas menguat, kecuali untuk batu a kalori tinggi yang turun menjadi 98,26 dolar AS per ton dari 102,03 dolas AS per ton pada periode kedua November 2025.
Ringkasan
- Menteri Energi Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa harga batu bara Indonesia dikendalikan pihak asing, meskipun negara ini menyuplai sekitar 560 juta ton atau 43‑44 % perdagangan batu bara dunia; harga acuan (HBA) ditetapkan oleh mereka, pajak tetap dibayar namun pembayaran berbeda.
- Pemerintah memangkas kuota produksi dan RKAB untuk 2026, menurunkan target menjadi sekitar 600 juta ton (penurunan 190 juta ton dari realisasi 2025), sementara Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI‑ICMA) menilai pemangkasan 40‑70 % dapat mengganggu kelangsungan usaha dan menurunkan skala keekonomian.
- Bahlil mengimbau pengusaha menghindari produksi masif bila harga belum membaik dan menekankan pentingnya menjaga pasokan untuk generasi mendatang; APBI‑ICMA meminta kriteria penetapan kuota yang jelas serta sosialisasi agar proses evaluasi RKAB dipahami oleh pelaku usaha.
Ringkasan ini dihasilkan dengan menggunakan AI
Bahlil Sebut Indonesia Pasok 44% Batu Bara Dunia, tapi Harga Dikendalikan Asing
0:00 / 0:00
Audio Berita
0:00
Reporter: Mela Syaharani
Editor: Tia Dwitiani Komalasari
