Di Depan Pengusaha Amerika, Prabowo Jamin Iklim Investasi RI Kondusif / Kompas

Editor
JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto menjamin pemerintah akan menjaga iklim investasi di Tanah Air tetap kondusif.
Prabowo menyampaikan itu saat berbicara di hadapan para pengusaha Amerika Serikat yang tergabung dalam Kamar Dagang AS (USCC), US-ASEAN Business Council (USABC), dan US-Indonesia Society (USINDO) dalam acara Business Summit di Gedung US Chamber of Commerce (USCC), Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/6/2026) sore waktu setempat.
"Tidak ada satu pun yang akan berinvestasi di situasi atau di iklim yang serba tidak pasti, tidak stabil, atau bahkan kacau balau," kata Prabowo melansir Antara.
Iklim kondusif yang dimaksud Prabowo yaitu termasuk kepastian hukum (rule of law) yang menjadi prioritas utama pemerintah, dan komitmen untuk terus memberantas korupsi serta kartel.
"Kami (Indonesia) cukup beruntung karena Indonesia cukup stabil dalam jangka waktu yang panjang, situasinya cukup damai. Kami pun melanjutkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif, (kami) menghormati seluruh negara adidaya," imbuhnya.
Presiden lantas mengungkap prinsipnya "1.000 kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak". Menurutnya, prinsip tersebu tidak hanya diterapkan dalam kebijakan luar negeri, "good neighbor policy", tetapi juga dalam politik dalam negeri.
Prabowo kemudian melanjutkan bagi dirinya kompetisi merupakan hal yang penting, tetapi setelah berkompetisi, yang terpenting adalah masing-masing pihak lanjut bekerja sama, berkolaborasi, dan saling berkompromi.
"Ini keyakinan saya, dan saya pikir sejarah telah mengajarkan itu kepada kita bahwa negara dengan level perkembangan seperti Indonesia harus mengutamakan kompromi, kerja sama dan kolaborasi antarelite di negara kami. Kompetisi harus ada, tetapi kolaborasi dan kerja sama untuk kepentingan lebih banyak orang perlu diutamakan," ujar Presiden menjelaskan strateginya menjaga stabilitas di dalam negeri.
Baca juga: Prabowo Undang Pengusaha AS Investasi di Indonesia: Kami Punya Banyak Cadangan Mineral
Tidak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyatakan penting untuk menjaga kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan yang bersih, serta menjaga disiplin fiskal dalam mengelola keuangan negara.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden kemudian mengungkap besaran investasi asing yang masuk Indonesia pada tahun lalu mencapai 53 miliar dolar AS.
"Menurut saya, ini mencerminkan kepercayaan yang konkret terhadap perekonomian kami dengan ukurannya saat ini, potensi pertumbuhannya, dan stabilitas politik yang sejalan dengan kebijakan kami saat ini," kata Prabowo.
Di hadapan para pengusaha AS itu, Presiden Prabowo kemudian memperkenalkan Badan Pengelola Investasi Danantara sebagai sovereign wealth fund-nya Indonesia, kemudian peluang-peluang investasi yang dapat dijajaki oleh pengusaha, dan capaian-capaian yang berhasil diperoleh pemerintah dalam setahun terakhir, di antaranya seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), dan digitalisasi sektor pendidikan melalui penyaluran papan tulis pintar (IFP) ke sekolah-sekolah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang