0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah Spesial

    Laksamana Iran Peringatkan Serangan AS akan Picu Serangan ke Israel - SindoNews

    4 min read

     

    Laksamana Iran Peringatkan Serangan AS akan Picu Serangan ke Israel


    Selasa, 03 Februari 2026 - 17:02 WIB


    Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei bertemu para petinggi militer. Foto/anadolu

    TEHERAN - Ali Shamkhani, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran, menyatakan Teheran memandang Amerika Serikat dan Israel sebagai satu kesatuan militer. Itu artinya, Israel akan ikut diserang Iran jika AS berani menyerang Teheran.

    "Jika AS menyerang, Israel pasti akan ikut serta," tegas Ali Shamkhani kepada Al Mayadeen.

    Ia juga menyatakan Teheran tidak akan memindahkan material nuklir yang disimpannya, tetapi terbuka untuk mengurangi pengayaan dari 60% menjadi 20%.

    Sebelumnya, media Iran melaporkan Iran dan Amerika Serikat mungkin akan memulai negosiasi dalam beberapa hari mendatang, dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dan utusan khusus AS Steve Witkoff kemungkinan akan bertindak sebagai negosiator.

    Pada bulan Januari, Presiden AS Donald Trump mengatakan "armada besar" sedang menuju Iran, menambahkan ia berharap Teheran akan setuju bernegosiasi dan menandatangani kesepakatan "adil dan merata" yang melibatkan penghentian total senjata nuklir.

    Presiden memperingatkan jika tidak ada kesepakatan tentang program nuklir Iran yang tercapai, serangan AS di masa depan terhadap negara itu akan "jauh lebih buruk" daripada serangan sebelumnya.

    Teheran dan Washington dapat segera mencapai kesepakatan nuklir yang adil, dan kesempatan mencapai kesepakatan tersebut tidak boleh dilewatkan, kata Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Minggu.

    Pada hari Sabtu, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Ali Larijani mengatakan pembentukan struktur untuk negosiasi nuklir antara Teheran dan Washington sedang berlangsung meskipun ada perang media yang terorganisir.

    "Jangan membicarakan hal-hal yang mustahil. Dan jangan sampai kehilangan kesempatan untuk mencapai kesepakatan [nuklir] yang adil dan merata untuk memastikan tidak ada senjata nuklir. Seperti yang saya katakan, itu dapat dicapai bahkan dalam waktu singkat," ujar Araghchi kepada stasiun televisi CNN.

    Baca juga: Jenderal Top Iran: Tak Ada Warga AS yang Aman Jika Perang Pecah!

    (sya)

    wa-channel

    Follow WhatsApp Channel SINDOnews untuk Berita Terbaru Setiap Hari

    Follow

    Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!

    Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya

    Infografis

    Spesifikasi Sistem Rudal...

    Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina

    Komentar
    Additional JS