0
News
    Home Banyuwangi Berita Featured Lintas Peristiwa Spesial

    Lubang Tambang Galian C di Banyuwangi Makan Korban, Seorang Pria Tewas Tenggelam Saat Mencari Ikan - Liputan6

    3 min read

     

    Lubang Tambang Galian C di Banyuwangi Makan Korban, Seorang Pria Tewas Tenggelam Saat Mencari Ikan

    Berniat mencari ikan di lubang tambang galian C, seorang pria di Banyuwangi tenggelam hingga akhirnya meninggal dunia. 

    Seorang pria bernama Apris Oreza (24), asal Desa Songgon, Banyuwangi, ditemukan tewas mengenaskan setelah tenggelam di lubang tambang galian C saat mencari ikan. (Liputan6.com/ Hermawan Afrianto)

    Liputan6.com, Banyuwangi - Suasana sunyi di area bekas tambang galian C Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, berubah mencekam pada Senin dini hari (9/2/2026) kemarin. Seorang pemuda bernama Apris Oreza (24), asal Desa Songgon, ditemukan tewas mengenaskan setelah terjebak di dasar kolam saat mencari ikan.

    ​Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya berangkat dari rumah sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Berbekal senter kepala dan panah ikan, mereka berniat mencari ikan nila di kolam sedalam beberapa meter tersebut.

    ​Setibanya di lokasi, ketiga pemuda ini langsung menyelam ke dalam air. Namun, setelah beberapa menit berselang, kedua rekan korban yang sudah berada di sisi seberang menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Mereka melihat cahaya senter di tengah kolam dalam posisi diam dan tidak bergerak sama sekali.

    ​Kapolsek Rogojampi Kompol Imron, menjelaskan bahwa kecurigaan rekan korban berbuah pahit. Saat didekati, Apris ditemukan sudah dalam kondisi tidak berdaya di bawah permukaan air.

    ​"Rekan korban sempat mencoba melakukan pertolongan darurat. Namun, upaya itu gagal total karena kaki korban terlilit erat oleh tanaman ganggang yang tumbuh subur di dasar kolam," ungkap Kompol Imron Selasa (10/2/2026).

    ​Lantaran kehabisan napas dan tenaga setelah mencoba melakukan evakuasi mandiri, rekan korban terpaksa menepi dan segera meminta bantuan warga sekitar serta pihak kepolisian.

    ​Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi jenazah dari dasar kolam galian C tersebut. Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Apris langsung dibawa ke rumah duka di Songgon untuk dimakamkan.

    ​Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Rogojampi masih melakukan pendalaman lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kematian korban dengan mengumpulkan keterangan dari saksi mata serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian.

    "Kita kumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk pendalaman lebih lanjut," pungkasnya.


    Komentar
    Additional JS