0
News
    Home Berita Featured Pendidikan Sekolah Rakyat Spesial

    Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat Melalui Integrasi Data Nasional - VivA

    4 min read

     

    Pemerintah Perkuat Tata Kelola Sekolah Rakyat Melalui Integrasi Data Nasional

    Jakarta, VIVA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan saat ini pemerintah memperkuat sekolah rakyat melalui integrasi nasional. 

    Mensos Gus Ipul Tegaskan RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Kesehatan PBI

    Hal tersebut diungkapkan Gus Ipul saat membuka kegiatan Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di 66 titik Sekolah Rakyat Tahap 1C yang digelar di Hotel Grand Travello Bekasi.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Sinkronisasi ini bertujuan mengintegrasikan seluruh data Sekolah Rakyat ke dalam sistem Dapodik yang dikelola Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sehingga data pendidikan Sekolah Rakyat terhubung dan terintegrasi dengan sistem lintas kementerian.

    Golkar Dorong Pemerintah Tingkatkan Teknologi Kesehatan untuk Tangani Kanker

    “Jadi ini sinkronisasi, supaya datanya kita semakin baik dan terhubung dengan seluruh kementerian,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, dikutip Minggu, 8 Februari 2026.

    Menurutnya, operator di Sekolah Rakyat memiliki peran strategis dalam pemenuhan berbagai administrasi Sekolah Rakyat. Mulai dari data guru, peserta didik, tenaga kependidikan, hingga data satuan pendidikan dan kelembagaannya.

    Mensos Wanti-wanti Tim Seleksi Sekolah Rakyat: Tidak Ada Titipan, Tak Ada Suap-menyuap!

    “(Jadi) di sini adalah bagaimana data kita terhubung dengan data yang dimiliki oleh Dikdasmen. Di sini memang disambungkan data guru, data murid itu bisa tersambung, bisa terhubung,” tutur Gus Ipul. 
       
    Ia menjelaskan, secara nasional Sekolah Rakyat telah tersebar di 166 titik. Sebanyak 100 titik telah selesai melakukan sinkronisasi pada tahap pertama dan kedua, sementara kegiatan kali ini merupakan tahap ketiga yang mencakup 66 titik tersisa.

    Gus Ipul mengakui masih terdapat sejumlah kendala dalam proses sinkronisasi karena Sekolah Rakyat merupakan program rintisan yang baru pertama kali diselenggarakan. Ketidaksesuaian data masih ditemukan pada tahap awal pelaksanaan.

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Namun, Kementerian Sosial terus melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), untuk mengatasi kendala tersebut.

    “Kita terus berkoordinasi, kendala-kendala yang ada itu bisa diatasi,” tandasnya.


    Komentar
    Additional JS